Sebelum naik AirAsia QZ8501, paranormal sudah beri 'tanda'
Marwin adalah seorang paranormal terkenal di Tulungagung. Dia sering dapat undangan ke luar negeri.
Ada beberapa cerita yang seolah sudah ditunjukkan oleh paranormal Marwin Sholeh sebelum berangkat dalam rombongan pesawat AirAsia menuju Singapura. Cerita itu seolah-olah sudah menjadi tanda-tanda kejadian yang bakal terjadi, yakni hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501 yang hingga kini belum ditemukan.
Joko Cahyono, Asisten Marwin menceritakan, sebelum berangkat Marwin sempat mengikuti Yasinan di malam Jumat. Ketika menuangkan minuman gelasnya langsung pecah. Kejadian itu dianggap menjadi tanda-tanda yang bisa dibaca kalau memang akan ada sesuatu terhadap Marwin.
"Tapi kita semua tidak ada yang tahu, itu hanya tanda-tanda. Tuhan yang menentukan semuanya," kata Joko yang didampingi saudara-saudara Marwin di Bandara Juanda, Senin (28/12).
Marwin adalah seorang paranormal terkenal di Tulungagung, Jawa Timur. Dia mendapatkan undangan dari para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Singapura, karena memang sudah terbiasa memberikan nasehat dan pendampingan batin pada TKI yang bermasalah. Marwin sudah terbiasa pergi ke Taiwan, Hongkong, Malaysia dan Singapura.
Lalu Marwin sempat bercerita kalau akan membeli mobil Honda CR-V warna putih setelah pulang dari Singapura. Cerita itu disampaikan pada beberapa orang, termasuk Joko.
"Saya belum berani memutuskan apa yang terjadi, tapi warna putih itu apa? Ya sepertinya yang terjadi saat ini," kata Joko
Marwin sendiri dikaruniai tiga orang anak, anak pertama sudah kuliah di jurusan keperawatan, anak kedua sudah SMP, dan anak bungsunya masih SD. Marwin terakhir komunikasi dengan keluarga pada Sabtu sore, sebelum kemudian mendapat kabar kalau pesawat hilang kontak pada Minggu siang.
Baca juga:
Tim pencari AirAsia lihat obyek diduga pintu darurat pesawat
Ahli penerbangan: Human error penyebab hilangnya AirAsia QZ8501
Jokowi akan rombak manajemen BUMN bidang industri pertahanan
Cek serpihan diduga AirAsia, Basarnas terhalang ombak 3 meter
Blogger China ramal AirAsia bakal hilang, sebut sosok Black Hand
Ini 13 area pencarian AirAsia QZ 8501
AirAsia QZ8501 hilang di wilayah disebut 'pabrik badai petir'
-
Kapan AirAsia QZ8501 jatuh? Pada 28 Desember 2014, pesawat AirAsia QZ8501 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Singapura.
-
Apa yang menjadi penyebab jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501? Selain kesalahan dalam manajemen penerbangan, kurangnya pemahaman awak pesawat terhadap sistem kontrol penerbangan juga menjadi penyebab jatuhnya pesawat.
-
Bagaimana kondisi cuaca saat AirAsia QZ8501 jatuh? Kondisi cuaca yang buruk, termasuk awan tebal dan hujan deras, menjadi faktor yang sangat memengaruhi kejadian tersebut.
-
Kenapa AirAsia QZ8501 jatuh di Selat Karimata? AirAsia QZ8501 jatuh di Selat Karimata pada 28 Desember 2014 karena penyebab utamanya adalah kesalahan dalam manajemen penerbangan.
-
Dimana pesawat AirAsia QZ8501 jatuh? Pada 30 Desember 2014, badan pesawat dan puing-puing lainnya ditemukan di dasar laut Selat Karimata.
-
Kenapa kontrak kerja Qorry di Air Asia tidak diperpanjang? Pertemuan Zoom itu diadakan jam satu siang. Pertemuan itu berlangsung 30 menit. Di situ chief atau atasan Qorry meminta maaf karena situasi penerbangan tidak memungkinkan, sehingga kontrak Qorry tidak diperpanjang.