6 Cara Hidup Sederhana Menurut Islam, Penting Diketahui Umat Muslim
Hidup sederhana tidak selalu miskin, tetapi merasa puas, bersyukur, dan tidak berlebihan. Sederhana dalam Islam dinamakan qanaah. Hidup yang qanaah akan membawa kebaikan pada kita di dunia maupun di akhirat.
Cara hidup sederhana menurut Islam patut dicontoh oleh semua umat Muslim, terutama karena Nabi Muhammad SAW mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hidup sederhana artinya menerima apa adanya yang telah diberikan Allah SWT.
Hidup sederhana berarti juga hidup sesuai kebutuhan dan tidak terbawa dengan kesenangan duniawi yang berlebihan sehingga terjerumus ke dalam sifat keserakahan yang tidak disukai Allah SWT.
-
Kapan Rafathar potong rambut? 3 Namun, ternyata Raffi dan Nagita ingin anak mereka tampil berbeda menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tidak lama lagi.
-
Bagaimana Imlek dirayakan di Sumut? Sejarah perayaan Imlek di Indonesia telah ada sejak abad ke-15 ketika pedagang Tionghoa datang ke Nusantara. Perayaan ini telah menjadi bagian dari budaya Indonesia, dengan tradisi seperti memasang lampion, menyiapkan makanan khas Imlek, dan memberikan angpao.
-
Kapan Rahmat mulai panen slada? Yang awalnya hanya panen 5 kilogram per hari, kini ia mampu sampai 1,9 ton per bulan. Profesi petani sebenarnya masih sangat prospek untuk didalami, terutama bagi kalangan muda. Jika ditekuni, bukan tidak mungkin bisa menghasilkan keuntungan berlipat seperti seorang pemuda asal Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah bernama Rahmatul Hafid. Rahmat awalnya mencoba peruntungan di bidang pertanian, bahkan dengan modal awal yang minim yakni Rp2 juta. Namun siapa sangka, hampir lima tahun menjalankan pertanian hidroponik slada produknya kini mampu terjual hingga 60 kilogram per hari.
-
Siapa saja yang dibebani dengan pajak di Sumut? Pajak adalah pembayaran wajib yang harus dibayarkan oleh individu atau badan usaha kepada pemerintah sesuai dengan undang-undang.
-
Apa itu Serumbung Sumur? Serumbung sumur merupakan alat penjernih air kuno dari masa Kesultanan Banten yang berkuasa pada 1527-1813. Ini dia serumbung sumur yang merupakan alat penjernih air kuno dari masa Kesultanan Banten yang berkuasa pada 1527-1813.
-
Buah apa yang terkenal dengan teka-teki lucu dan khas Sumut? Buah apa yang durhaka?Jawaban: Melon Kundang.
Hidup sederhana tidak selalu miskin, tetapi merasa puas, bersyukur, dan tidak berlebihan. Sederhana dalam Islam dinamakan qanaah. Hidup yang qanaah akan membawa kebaikan pada kita di dunia maupun di akhirat.
Berikut merdeka.com merangkum selengkapnya cara hidup sederhana menurut Islam yang penting diketahui dan dipraktikkan umat Muslim:
Sederhana dalam kebutuhan berpakaian
Cara hidup sederhana menurut Islam yakni sederhana dalam kebutuhan berpakaian. Mengutip dari buku Aku Ingin Menjadi Anak Saleh, dari Mu’adz bin Anas ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang meninggalkan pakaian (yang bagus) disebabkan tawadu (merendahkan diri) di hadapan Allah, sedangkan ia sebenarnya mampu, niscaya Allah memanggilnya pada hari kiamat di hadapan segenap makhluk dan disuruh memilih jenis pakaian mana saja yang ia kehendaki untuk dikenakan.” (H.R. at-Tirmidzi)
Sederhana dalam memenuhi kebutuhan makan
Cara hidup sederhana menurut Islam berikutnya, yaitu hendaknya kita makan sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah al-A’raf/7:31
نيفرسملا بحي ال هَّنا ۚاوفرست الو اوبرشاو اولكَّ
Artinya:
و ࣖ “…Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Q.S. al-A’raf/7:31)
Sederhana dalam kebutuhan tempat tinggal
Istri Rasulullah SAW yang bernama Aisyah menggambarkan, “… Sesungguhnya hamparan tempat tidur Rasulullah terdiri atas kulit binatang, sedang isinya adalah sabut kurma.” (H.R. At-Tirmizi)
Keadaan Rasulullah SAW pada waktu itu benar-benar mencerminkan sikap yang sangat sederhana.
Sederhana dalam berpenampilan
Allah Swt. berfirman dalam surah al-Furqan/25:67
اماوق كلذ نيب ناكو اورتقي ملو اوفرسي مل اوقفنا ٓاذا نيذ
Artinya:
ّ َ لاو “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Q.S. al-Furqan/25:67)
Lepaskan diri dari pembelian impulsif
Manusia secara alami terhubung untuk mencari kebahagiaan dengan membeli barang. Kita merasa sedih, dan saat berikutnya pesta belanja terjadi sebagai pelampiasan. Alih-alih menemukan alasan ketidakpuasan hidup, kita malah memprioritaskan perilaku pembelian ini. Tindakan ini, sebaliknya, tidak menambah nilai pada pikiran kita yang sudah tidak puas.
Oleh karena itu kita harus belajar memahami bahwa keinginan duniawi tidak mengurangi keinginan spiritual kita, dan dengan demikian siklusnya akan terus berlanjut.
Jika tidak membutuhkannya, donasikan!
Sebagian besar dari kita tahu apa dan berapa banyak yang kita “butuhkan” untuk menjalani kehidupan yang nyaman; segala sesuatu di luar itu hanya menjadi "barang" yang kita miliki.
Kita juga tahu perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Namun sering kali ketika kita melihat sesuatu yang kita sukai, kita berkata pada diri sendiri bahwa kita akan menyimpannya tanpa bertanya pada diri sendiri apakah kita benar-benar membutuhkannya, dan jika tidak kita harus benar-benar menyumbangkannya atau memberikannya sebagai hadiah.
Doa Jadi Pribadi Qanaah
Allahummarzuqni halalan la tu'aqibni 'alaihi wa qanni'ni bima razaqtani wasta'milni bihi shalihan taqobbalhu minni. Allahumma qonni'ni bima razaqtani wa barikli fihi wakhluf 'alayya kulla ghaibatin li bikhoirin.
Artinya:
"Ya Allah, anugerahilah aku rezeki yang halal, janganlah Engkau siksa aku atas rezeki itu. Anugerahilah aku sifat mencukupkan diri (sifat qana'ah) dengan apa yang telah Engkau rezekikan padaku dan pakaikanlah aku dengan rezeki itu pada jalan yang baik dan terimalah yang baik itu daripadaku. Ya Allah, anugerahilah aku sifat qana'ah atas dengan apa yang telah Engkau rezekikan padaku dan berkahilah aku dalam rezeki tersebut, dan gantilah atasku setiap sesuatu yang hilang dariku dengan kebaikan."
Manfaat Hidup Sederhana
1. Selalu dipenuhi rasa syukur
Sifat qanaah memberikan pelajaran kepada manusia untuk selalu memiliki rasa syukur dengan nikmat Allah. Rasa syukur tersebut perlu ditanamkan dalam hati dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu." (HR. Muslim).
2. Menjadi orang yang beruntung
Salah satu manfaat memiliki sifat qanaah adalah menjadi orang yang beruntung, pasalnya Allah telah memberikan rezeki yang cukup dan adil bagi seluruh umatnya.
Dari Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah mengaruniakannya sifat qana’ah (merasa puas) dengan apa yang diberikan kepadanya." (HR. Muslim).
3. Terhindar dari rasa iri dan dengki.
Jika seseorang memiliki sifat qanaah, maka hidupnya akan selalu merasa cukup dan terhindar dari rasa iri atau dengki dengan orang lainnya. Serta orang yang memiliki sifat qanaah tidak akan pernah menghambur-hamburkan harta kekayaan untuk disalahgunakan.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Umatku akan ditimpa penyakit berbagai umat. "Para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, apa saja penyakit umat-umat (terdahulu)?" Rasulullah berkata, "Kufur Nikmat, menyalahgunakan nikmat, saling berlomba memperbanyak dunia, saling berbuat najsy (mengelabui dalam penawaran, pen.), saling memusuhi, dan saling hasad-menghasadi hingga timbulnya sikap melampaui batas (kezaliman)." (HR. Al-Hakim).
4. Terbiasa dengan pola hidup sederhana
Sikap menerima yang dimiliki dapat membuat seseorang terbiasa dengan hidup yang sederhana. Karena tujuan utamanya bukanlah semata-mata mencari harta duniawi.