Situs-Situs Kuno Ini Ditemukan Arkeolog Menggunakan Drone, Ada Kota dan Gua Purba di Puncak Gunung
Berbagai situs kuno di seluruh dunia berhasil dipetakan dengan teknologi drone, memberikan wawasan baru tentang sejarah manusia.

Dalam era teknologi yang semakin maju, penggunaan drone dalam bidang arkeologi telah membuka peluang baru untuk menemukan dan memetakan situs-situs kuno. Berbagai lokasi di seluruh dunia kini dapat dijelajahi tanpa harus mengorbankan keselamatan para peneliti. Teknologi ini tidak hanya memudahkan akses, tetapi juga memungkinkan pemetaan yang lebih detail dan akurat.
Salah satu penemuan menarik terjadi di Uzbekistan. Sebuah kota kuno abad pertengahan ditemukan di puncak gunung. Dengan menggunakan teknologi lidar (light detection and ranging), para arkeolog dapat memetakan situs ini meskipun lokasinya yang terpencil dan sulit dijangkau. Penemuan ini menunjukkan bagaimana teknologi modern dapat mengungkap sejarah yang tersembunyi di tempat-tempat yang tidak terduga.
Selain di Uzbekistan, gua purba di Spanyol juga menjadi lokasi yang menarik untuk diteliti. Arkeolog menggunakan drone untuk mengamati isi gua yang sulit diakses, tanpa harus memasuki area berbahaya. Gua ini memberikan wawasan berharga tentang adat istiadat pemakaman pada Zaman Perunggu Akhir.
Seorang arkeolog yang terlibat dalam penelitian ini menyatakan, "Dengan bantuan drone, kami dapat melihat detail yang sebelumnya tidak mungkin diakses dan memahami lebih dalam tentang kebudayaan masa lalu."
Penemuan di Mesir dan Chaco Canyon

Di Mesir, situs Kom el-Negus yang terletak sekitar 43 km barat Alexandria juga menjadi sorotan. Meskipun sumber tidak secara eksplisit menyebutkan penggunaan drone, teknologi lidar yang digunakan untuk pemetaan situs ini sering kali diintegrasikan dengan penggunaan drone. Penemuan kota kuno di lokasi ini menambah daftar situs bersejarah yang berhasil diungkap dengan bantuan teknologi modern.
Di sisi lain, di Chaco Canyon, New Mexico, jalan suci berusia 1000 tahun ditemukan menggunakan teknologi laser. Meskipun tidak disebutkan secara langsung penggunaan drone dalam survei ini, sering kali teknologi laser untuk survei arkeologi dipadukan dengan penggunaan drone untuk mencapai area yang sulit dijangkau. Hal ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang situs-situs kuno yang ada di kawasan tersebut.
Pentingnya Penggunaan Drone dalam Arkeologi
Penggunaan drone dalam arkeologi masih dalam tahap perkembangan, namun manfaatnya sudah terlihat jelas. Banyak situs kuno lainnya mungkin telah dipelajari dengan bantuan drone, meskipun informasi tersebut belum tersedia dalam sumber-sumber yang ada. Drone menawarkan cara yang efisien dan aman untuk meneliti situs-situs yang sulit diakses, sehingga memungkinkan para arkeolog untuk mempelajari lebih banyak tentang sejarah manusia.
Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penelitian, tetapi juga membantu dalam menjaga keselamatan para peneliti. Dengan menggunakan drone, mereka dapat mengamati lokasi dari jarak jauh tanpa harus berada di area yang berpotensi berbahaya.
Seorang ahli arkeologi menambahkan, "Drone memungkinkan kami untuk melakukan survei dengan cara yang lebih aman dan efektif, membuka peluang baru dalam eksplorasi arkeologi."
Secara keseluruhan, penemuan situs-situs kuno dengan bantuan drone menunjukkan bagaimana teknologi dapat berkontribusi pada pemahaman kita tentang sejarah.