Tak Lagi Garang, Penampakan Jagoan Cikiwul Berbaju Tahanan usai jadi Tersangka
Suhada, pria yang viral karena mengaku jagoan Cikiwul saat meminta THR ke salah satu perusahaan di Bekasi ditangkap di Sukabumi.

Suhada, pria yang viral karena mengaku jagoan Cikiwul saat meminta THR ke salah satu perusahaan di Kecamatan Bantargebang tak lagi garang setelah ditangkap dan memakai baju tahanan Polres Metro Bekasi Kota.
Pria berbadan besar itu pun lebih memilih diam saat dicecar pertanyaan oleh media ketika konferensi pers, Jumat (21/3). Padahal dalam video yang viral di media sosial, pria yang kini berstatus tersangka itu mengaku sebagai jagoan dan memiliki banyak massa.
Setelah videonya viral, Suhada berusaha melarikan diri ke wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Namun pelariannya tak bertahan lama karena polisi akhirnya berhasil menangkap pria berambut gondrong itu di Sukabumi pada Kamis (20/3).
"(Ditangkap) di Sukabumi di tempat pelarian, karena merasa sudah tidak aman kemudian melarikan diri ke Sukabumi," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi saar konferensi pers.
Dari keterangan tersangka, proposal permintaan THR yang berkedok bantuan untuk buka puasa bersama ke perusahaan telah dikirim ke puluhan perusahaan. Namun untuk nominal jumlah permintaan bantuannya tidak tertulis di dalam proposal.
"Untuk nominal tidak disebutkan, tapi isinya permohonan partisipasi, jadi mereka menyadari bahwa (meminta) THR tidak diperbolehkan, jadi di permohonan itu dinarasikan untuk bagi-bagi takjil dan buka bersama," ungkapnya.
Binsar menegaskan kalau Suhada merupakan anggota ormas GMBI Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Hal itu diperkuat oleh bukti-bukti dan keterangan dari ketua GMBI setempat.
"Kami sampaikan bahwa tersangka ini adalah anggota GMBI Kecamatan Bantargebang, yang bersangkutan mengakui," katanya.
Saat dihadirkan dalam konferensi pers, Suhada hanya tertunduk. Begitu juga saat ditanya wartawan, sang jagoan itu menjawab singkat.
"Enggak ada nominalnya, belum pernah dikasih (THT dari perusahaan), baru tahun ini (minta THR ke perusahaan)," ucap Suhada.

Sebelumnya, viral di media sosial video amatir yang memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan anggota organisasi masyarakat (Ormas) sedang meminta THR di sebuah perusahaan di wilayah Kota Bekasi.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria bertubuh gempal dan berambut gondrong sedang berdebat dengan petugas sekuriti sebuah perusahaan yang berada di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bakasi.
Sekuriti itu terlihat berinisiatif memberikan uang pribadinya setelah pria berbadan gempal itu memberikan surat proposal. Namun, pria berbadan besar tersebut menolak dan meminta bertemu dengan pimpinan perusahaan tersebut.
"Gua enggak mau itu duit lu, gua mau pimpinan lu (ke) sini," kata pria bertubuh gempal dan berambut gondrong tersebut, dikutip merdeka.com, Kamis (20/3).
Dalam potongan video tersebut, pria yang mengaku dirinya sebagai jagoan Cikiwul itu kepada petugas sekuriti juga mengancam akan menutup jalan. Namun petugas sekuriti yang menghadapinya tetap terlihat tenang.
"Lu makan, buang air besar di sini enggak ngehargain gua, lu kalau pengen tahu gua jagoan yang megang Cikiwul, massa gua banyak, kalau gua tutup jalan di depan pada kagak bisa gerak," kata pria tersebut.