Dianggap Minim Manfaat, Elon Musk Usulkan Stasiun Luar Angkasa Segera Dijatuhkan
Elon Musk mengusulkan agar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dideorbit lebih cepat.

CEO SpaceX, Elon Musk, mengusulkan agar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) di-deorbit atau dijatuhkan lebih cepat dari jadwal. Musk menyebut ISS telah memenuhi tujuannya dan kini memiliki manfaat tambahan yang sangat sedikit.
Dalam unggahan di platform media sosial X, Musk menulis, “Sudah saatnya memulai persiapan untuk deorbit @Space_Station. ISS telah memenuhi tujuannya. Manfaat tambahannya sangat sedikit. Saatnya pergi ke Mars.”
Menanggapi komentar jurnalis Eric Berger, Musk menambahkan, “Keputusan (untuk deorbit ISS) ada di tangan Presiden (Donald Trump), tetapi rekomendasi saya adalah secepat mungkin, dua tahun dari sekarang.”
Pernyataan ini muncul meski pemerintahan Joe Biden sebelumnya telah memperpanjang masa operasional ISS hingga akhir Juni 2030.
Pada Juni tahun lalu, SpaceX bahkan menerima kontrak senilai USD843 juta dari NASA untuk mengembangkan pesawat luar angkasa yang dapat melekat ke ISS dan membimbingnya keluar dari orbit.
Jika deorbit dilakukan, ISS diperkirakan akan hancur saat memasuki atmosfer Bumi.
Respons NASA
Juru bicara NASA menyatakan bahwa lembaga antariksa AS masih berkomitmen menggunakan ISS dan stasiun luar angkasa komersial di orbit rendah Bumi untuk penelitian ilmiah dan pelatihan misi ke Bulan dan Mars.
“Kami menantikan rencana lebih lanjut dari pemerintahan Trump terkait eksplorasi antariksa demi kepentingan semua orang,” kata juru bicara NASA dalam pernyataannya.
ISS diluncurkan pada November 1998 dan dibangun secara bersama oleh lima badan antariksa: Kanada, Eropa, Jepang, Rusia, dan Amerika Serikat.
Selama tiga dekade terakhir, ISS menjadi lokasi utama bagi astronot untuk tinggal dan melakukan penelitian di orbit. Sejak November 2000, ISS selalu memiliki setidaknya satu anggota kru di dalamnya.
Jika usulan Musk diterima, hal ini akan menandai pergeseran fokus eksplorasi luar angkasa dari orbit rendah Bumi ke tujuan yang lebih ambisius: Mars.
“Ini tentang melindungi salah satu ekosistem paling unik di dunia, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang,” tegas Musk.
Usulan ini kini memicu diskusi global, mengingat ISS telah menjadi simbol kolaborasi internasional dalam penelitian antariksa. Apakah deorbit ISS akan membuka jalan bagi era baru eksplorasi antariksa, atau justru mengakhiri era kolaborasi yang telah berlangsung lebih dari dua dekade?