Automated UVC Trolley, Alat Pelemah Covid-19 di Kabin Pesawat
Merdeka.com - Bepergian memang menjadi rutinitas setiap orang. Jika perjalanan jauh, pesawat terbang menjadi moda transportasi. Namun, pandemi virus Covid-19 membuat bepergian dilingkupi khawatir. Pasalnya, virus ini mampu hinggap di tempat umum, bandara bahkan hingga kabin pesawat. Untuk menanganinya, Irwan Purnama, Peneliti Balai Pengembangan Instrumentasi (BPI) LIPI membuat terobosan brilian. Ia bersama timnya menciptakan alat Automated UVC Trolley (AUT).
Alat ini memang canggih, karena mampu melemahkan virus Covid-19. Bahkan di tempat umum seperti kabin pesawat. Paparan sinar Ultaviolet C ini menjadi desinfeksi efektif. Hanya dalam 6 detik dengan dosis 5 megajoule/cm2, AUT digadang mampu melemahkan SARS-Cov-2. Bentuknya yang mini membuat alat ini mampu mengeksplore sela-sela kabin pesawat. Tentunya akan membuat bepergian jauh menjadi lebih aman.
-
Gimana cara mengurangi dampak turbulensi? Dengan mengikuti pedoman ini dan memilih kursi yang tepat di pesawat, Anda dapat mengurangi dampak turbulensi secara signifikan pada pengalaman terbang Anda dan merasa lebih nyaman selama perjalanan.
-
Bagaimana cara memaksimalkan keamanan penumpang di kursi tengah belakang? Mengutip dari Business Insider, kursi tengah di baris belakang dianggap sebagai kursi paling aman di dalam mobil. Posisi ini berada jauh dari zona benturan langsung, baik dari depan, samping, maupun belakang. Dengan catatan, penumpang harus mengenakan sabuk pengaman atau menggunakan kursi khusus anak yang sesuai untuk memaksimalkan keamanan.
-
Apa yang membantu mengurangi sensasi turbulensi? Duduk di kursi tepat di atas sayap, biasanya kursi ekonomi yang ditemukan di baris 10 sampai 30, dapat mengurangi sensasi turbulensi, karena sayap membantu menjaga keseimbangan dan kelancaran pesawat.
-
Bagaimana bentuk jendela pesawat mencegah kecelakaan? Dalam sebuah pengujian, Royal Aircraft Establishment mengungkapkan sekitar 70 persen tekanan pesawat terakumulasi di sudut tajam jendela. Oleh karena itu, jendela bulat yang dapat mendistribusikan tekanan lebih merata akhirnya menjadi standar baru dalam desain pesawat penumpang.
-
Kenapa robot pilot bisa mengendalikan pesawat dengan aman? Tim mengatakan bahwa mereka telah mendemonstrasikan PIBOT dapat mengendalikan pesawat dengan aman bahkan selama turbulensi yang keras.
-
Apa kegunaan pesawat tanpa awak UGM? 'Tentunya pesawat tanpa awak ini bisa diaplikasikan ke banyak hal. BPBD salah satunya yang akan memanfaatkannya karena pesawat ini bisa memantau bila telah terjadi bencana, misalnya gempa bumi,' kata Dekat Fakultas Teknik UGM Prof. Selo pada Rabu (3/9).
©2021 Merdeka.com/Fajri ANF
Sempitnya kabin pesawat membuat tim BPI mempertimbangkan ukuran AUT. Karenanya, AUT dibuat sedemikian rupa mirip troli. Fitur utama AUT adalah sinarnya lampunya dengan panjang gelombang 207-222 nm. Desainnya bagaikan pesawat mini dengan dua sayap yang mampu mengembang horizontal. AUT didesain agar mampu menjangkau kabin pesawat kelas eknonomi dengan luas 70x100x32,5 cm.
Tak hanya itu, AUT dilengkapi dengan roda untuk mobilitas. Sesuai namanya automatic atau otomatis, AUT mampu bergerak secara otomatis. Dengan pengendali jarak jauh, alat ini mampu menjangkau area berdiameter 45 cm sekalipun. Sifatnya yang fleksibel mampu menjangkau bawah kursi bahkan lantai kabin.
©2021 Merdeka.com/Fajri ANF
Setidaknya ada 24 lampu UVC di AUT yang membuat ruangan sekitar AUT menyeluruh tersinari. Setiap lampu memiliki daya 15 watt. Canggihnya lagi, Alat ini dibekali catu daya baterai UPS. Karenanya, membuat AUT melakukan mobilitas yang cukup luwes.
Mobilitas menjadi faktor penting AUT karena harus menesuluri panjangnya kabin pesawat. Penunjang mobilitas lain bahkan ditingkatkan pada alat ini. Sensor ultrasonic disematkan pada AUT. Sensor tersebut secara otomatis membuat AUT mampu menghindari objek rintangan.
©2021 Merdeka.com/Fajri ANF
Sinar biru keunguan memancar memancar menyinari ruang. Perlahan AUT bergerak menyisir sudut ruangan. Kedepannya mobilitas AUT akan dibuat otomatis menyeluruh. Kedepannya, Irwan akan menggunakan SLAM (Simultaneous localization and mapping). SLAM akan membuat AUT mencari posisi dan bergerak sendiri sekalipun tanpa remote control.
Para pengembang AUT telah menyadari sejak awal wabah Covid-19 merebak. Irwan dan timnya kemudian merencanakan desinfektan UVC. Sinar ultraviolet dipilih karena tidak meninggalkan residu. Berbeda dengan desinfektan cair, yang sering kali membuat bidang sterilisasi basah.
©2021 Merdeka.com/Fajri ANF
Meskipun masih dalam wujud prototipe, melihat kemampuan AUT adalah pertimbangan tersendiri. AUT menjadi solusi alternatif dan tepat diterapkan di transportasi umum.
Automated UVC Trolley mampu menjadi pengaman dari paparan Covid-19 saat di tempat umum. Kedepannya, AUT diharapkan mampu menjangkau bus, hingga gerbong kereta. Sehingga bepergian menjadi lebih tenang berkat alat ini. (mdk/Ibr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Koper Airwheel memberikan penjelasan mengenai keunggulan dimasukkan ke dalam kabin pesawat.
Baca Selengkapnyasisa-sisa penggunaan toilet tidak langsung dibuang dari udara seperti yang sering diceritakan. Sisa-sisa ini dimasukkan ke dalam tangki khusus.
Baca SelengkapnyaFungsi Pasang Peredam Kabin Mobil Listrik, Pengaruhi Kenyamanan Berkendara
Baca SelengkapnyaFungsi Pasang Peredam Kabin Mobil Listrik, Pengaruhi Kenyamanan Berkendara
Baca SelengkapnyaJenis kunci yang paling umum adalah yang terpasang pada koper.
Baca SelengkapnyaMemilih kursi yang tepat dapat membantu Anda meminimalkan dampak dari turbulensi atau guncangan.
Baca SelengkapnyaDi mana posisi duduk yang paling aman untuk meningkatkan peluang selamat saat kecelakaan pesawat terbang? Berikut penjelasan dari beberapa pakar.
Baca SelengkapnyaTitik paling kotor di pesawat adalah kartu instruksi keselamatan yang ada di kantung kursi.
Baca SelengkapnyaSterilisasi yang dilakukannya dengan cara penyemprotan cairan disinfeksi khusus di area pesawat sesuai dengan standar operasional dan prosedur yang berlaku.
Baca SelengkapnyaSuper Tucano terbilang cukup lincah dan memberikan tingkat survivability cukup tinggi
Baca SelengkapnyaKantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengantisipasi lonjakan Covid-19 dan temuan mycoplasma pneumonia di luar negeri.
Baca Selengkapnya