Program Makan Bergizi Gratis Tak Buat IHSG Ambruk, Kepala BGN: Enggak Ada Urusan
Dadan menegaskan, pihaknya memiliki tugas dan fungsi melakukan pemenuhan gizi kepada penerima manfaat yang sangat membutuhkan.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan bahwa anjloknya IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) tak ada urusannya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, turunnya IHSG dipengaruhi faktor-faktor lain.
"Enggak ada urusan. Bahkan yang disebut-sebutkan tidak ada makan bergizi, karena penurunan, tapi kegiatan-kegiatan lain," kata Dadan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (19/3).
Dadan menegaskan, pihaknya memiliki tugas dan fungsi melakukan pemenuhan gizi kepada penerima manfaat yang sangat membutuhkan.
"Masalah ekonomi harus ditanyakan ke ahli ekonomi," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka melemah 30,59 poin atau 0,49 persen ke posisi 6.192,80.
Dikutip dari ANTARA, Rabu (19/3), sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,88 poin atau 0,27 persen ke posisi 707,13.
Prediksi IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan koreksi pada perdagangan saham Rabu (19/3). IHSG akan berpotensi ke posisi 5.879-5.975.
Diketahui, IHSG merosot 3,84 persen ke posisi 6.223 dan disertai dengan ada peningkatan tekanan jual pada perdagangan saham Selasa, 18 Maret 2025.
Investor asing melakukan aksi jual saham Rp2,4 triliun pada Selasa pekan ini. Dengan demikian, sepanjang 2025, investor asing telah melepas saham Rp29,41 triliun, demikian mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI).