Tips Mencegah Kontaminasi Silang pada Makanan, Jaga Makanan tetap Segar
Kontaminasi silang adalah perpindahan bakteri atau kuman dari satu bahan makanan ke bahan makanan lainnya, yang dapat menyebabkan penyakit atau keracunan.

Jangan asal menyimpan makanan. Perhatikan cara menyimpannya agar terhindar dari kontaminasi.

Tips Mencegah Kontaminasi Silang pada Makanan, Jaga Makanan tetap Segar
Dalam kehidupan sehari-hari, kita jarang menyadari bahwa ada kebiasaan yang bisa menimbulkan dampak negatif bagi kita. Salah satunya dalam hal menyimpan makanan.
Meski tampak sepele, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyimpan makanan agar makanan kita terhindar dari kontaminasi silang.
merdeka.com
Apa Itu Kontaminasi Silang?
Kontaminasi silang adalah perpindahan bakteri atau kuman dari satu bahan makanan ke bahan makanan lainnya, yang dapat menyebabkan penyakit atau keracunan.
Kontaminasi silang dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti:
- Kontak langsung antara bahan makanan mentah dan matang, misalnya saat memotong daging mentah di talenan yang sama dengan sayuran untuk salad.
- Kontak tidak langsung melalui peralatan masak, tangan, atau udara, misalnya saat menggunakan pisau yang sama untuk memotong daging mentah dan matang tanpa mencucinya terlebih dahulu.
- Penyimpanan yang tidak tepat, misalnya saat menyimpan daging mentah di atas sayuran di kulkas sehingga cairan daging menetes ke sayuran.
Tips Mencegah Kontaminasi Silang
- Simpan makanan mentah dan siap saji secara terpisah di kulkas, dan jangan biarkan cairan dari makanan mentah menetes ke makanan lain.
- Gunakan pisau dan talenan yang berbeda untuk daging, ayam, ikan, sayuran, dan buah. Bersihkan pisau dan talenan sebelum dan sesudah digunakan, atau setiap dua jam.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menangani makanan, terutama setelah menyentuh makanan mentah, binatang peliharaan, sampah, atau toilet.
- Jangan gunakan alat makan atau alat masak bekas makanan mentah untuk makan.
- Masak makanan hingga suhu yang aman untuk membunuh bakteri atau kuman yang ada di dalamnya. Gunakan termometer masak untuk memeriksa suhu makanan.
- Jangan gunakan spons atau lap kain untuk membersihkan alat masak atau permukaan dapur, karena mereka dapat menampung bakteri atau kuman. Gunakan kertas tisu atau lap sekali pakai yang dibuang setelah digunakan.
- Jangan menyimpan makanan siap saji terlalu lama di suhu ruang, karena bakteri atau kuman dapat berkembang biak dengan cepat. Dinginkan atau bekukan makanan dalam waktu dua jam setelah dimasak.
- Jangan menggunakan telur yang retak, pecah, atau bocor, karena mereka dapat terkontaminasi oleh bakteri atau kuman dari luar.
- Jangan mencampur susu segar dengan susu yang sudah dibuka sebelumnya, karena hal ini dapat memperpendek umur simpan susu.