Bareskrim Pastikan Tidak Ada Kendala Usut Kasus Bos Sinarmas
Tim Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri diminta untuk mempedomani arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani suatu perkara. Termasuk dalam menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor Komisaris Utama Sinarmas Indra Widjaya, dan Direktur Utama Sinarmas Securitas Kokarjadi Chandra.
Tim Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri diminta untuk mempedomani arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani suatu perkara. Termasuk dalam menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor Komisaris Utama Sinarmas Indra Widjaya, dan Direktur Utama Sinarmas Securitas Kokarjadi Chandra.
"Prinsip arahan Bapak Presiden mesti dipedomani. Kejahatan mesti ditangani dengan seksama, kalau ada oknum yang bermain supaya ditindak tegas," kata Ketua Penasehat Ahli Kapolri, Irjen (Purn) Sisno Adiwinoto. Dikutip dari Antara, Sabtu (10/4).
-
Siapa yang mengunjungi Indah Permatasari di Jakarta? Mertua Indah Permatasari beberapa waktu lalu datang ke Jakarta mengunjungi anak, menantu dan cucu mereka.
-
Siapa yang menamai Desa Sinar Bandung? “Awalna iyeu disebut Sinar Bandung keur taun 1967 di didieu, bareto teh genah paceklik. Nah, aya urang Bandung neangan jagong ka dieu, jagong ngora. Nah peutingna teh rame-rame nyetel radio pa tarik-tarik, uh siga di Bandung iyeu. Ah geus wae urang namaan Sinar Bandung, (awalnya ini disebut Sinar Bandung itu saat tahun 1967, di sini, dulunya pas musim paceklik. Ada orang Bandung yang mencari jagung muda dan malamnya merasa kalau di sini ramai oleh suara radio dari warganya yang kencang dan dia menyebut ini seperti di Bandung, akhirnya dinamai Sinar Bandung),” kata warga setempat, Dodo Hartono, mengutip Instagram JQR.
-
Apa yang dilakukan Syahrini di Jakarta? Tidak ada perubahan, Syahrini selalu terlihat anggun dan menenangkan sekali.
-
Di mana Desa Sinar Bandung berada? Desa yang berlokasi di Kecamatan Negeri Katon ini jadi salah satu desa yang unik di Pulau Sumatra.
-
Dimana tempat wisata sejarah di Jakarta yang memiliki penjara bawah tanah? Menariknya, di bawah museum fatahilah ini terdapat berbagai penjara bawah tanah yang bisa kamu kunjungi dan dapat merasakan bagaimana di dalam penjara tersebut.
-
Siapa saja yang diarak di Jakarta? Pawai Emas Timnas Indonesia Diarak Keliling Jakarta Lautan suporter mulai dari Kemenpora hingga Bundaran Hotel Indonesia. Mereka antusias mengikuti arak-arakan pemain Timnas
Menurut dia, Jokowi pernah mengingatkan kepada para penegak hukum supaya menegakkan hukum dengan tegas dan jangan pernah memeras para pelaku usaha. Sebab, kata dia, Presiden Jokowi mendengar langsung masih adanya dugaan oknum penegak hukum yang menyalahgunakan wewenang.
"Jadi arahan Bapak Presiden harus menjadi perhatian bagi semua aparat penegak hukum dan pemerintah," katanya.
Terhadap kasus ini, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan sejauh ini penyidik tidak menemui kendala dalam memproses kasus dugaan penipuan yang terlapornya bos Sinarmas. Meskipun, Sinarmas kabarnya melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) saat proses hukum sedang berlanjut di kepolisian.
"Sementara tidak ada hambatan. Masih proses penyelidikan," kata Andi.
Menurut dia, penyidik tentu akan meminta keterangan terhadap semua pihak yang diduga terkait kasus dugaan penipuan ini termasuk dua orang terlapor yang merupakan bos Sinarmas yakni Indra Widjaya dan Kokarjadi Chandra.
"Semua pihak yang berkaitan dan bisa memberikan informasi untuk menentukan ada tidaknya tindak pidana sedang proses klarifikasi," jelas dia.
Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan penyidik akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Karena, kedudukan petinggi Sinarmas sama di mata hukum.
"Equality before the law. Seluruh warga negara sama kedudukannya di hadapan hukum yang berlaku," kata Rusdi.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan kasus dugaan penipuan dengan terlapor petinggi Sinarmas dilakukan gelar perkara pada Kamis, (18/3).
Menurut dia, kasus dilaporkan pada 10 Maret 2021 itu akan dimulai dengan proses gelar perkara terlebih dahulu. Namun kasus ini belum naik ke tahap penyidikan. Menurut laporan, Andri Cahyadi selaku korban merasa dirugikan Rp15 triliun.
"Saya sampaikan adanya laporan polisi yang diterima Bareskrim terkait kasus dugaan penipuan, penggelapan, pemalsuan dan TPPU. Menurut laporan, korban atau pelapor merasa dirugikan Rp15 triliun. Ini bukan hasil penyidikan, tapi laporan dari pelapor," jelas dia.
Berdasarkan laporan yang beredar, laporan Andri tercatat dalam Laporan Polisi (LP) bernomor LP/B/0165/III/2021/Bareskrim, tertanggal 10 Maret 2021. Ia melaporkan Indra Widjaja dan Kokarjadi Chandra atas dugaan kasus penipuan atau perbuatan curang, penggelapan, penggelapan dalam jabatan, pemalsuan surat dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Baca juga:
Bank Sinarmas Gandeng Alfacart Luncurkan Simas Catalog
Andalkan Jurnalis Siber untuk Informasi Akurat, Sinar Mas Beri Donasi Obat Herbal
Bantu Tangani Corona, Sinar Mas Group Salurkan Bantuan Obat Herbal China
Incar Kalangan Menengah Atas, Sinar Mas & BTN Tawarkan Asuransi Berobat Keluar Negeri
12 Warisan yang Digugat Freddy Widjaja, Anak Pendiri Grup Sinar Mas
Membongkar Warisan Pendiri Sinar Mas Eka Tjipta yang Jadi Sengketa