7 Kebiasaan Sehari-hari yang Tak Disangka Bisa Turunkan Risiko Depresi
Risiko depresi yang ada di dalam diri bisa diturunkan dengan dengan sejumlah kebiasaan sehari-hari yang kita terapkan.

Kondisi kesehatan mental merupakan suatu hal yang perlu kita jaga dengan berbagai cara. Untungnya, sejumlah kebiasaan sehari-hari ternyata bisa turunkan risiko masalah ini.

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Tak Disangka Bisa Turunkan Risiko Depresi
Gaya hidup sehat memainkan peran penting dalam kesehatan mental kita. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari yang sederhana dapat menjadi faktor penentu dalam mencegah depresi, bahkan pada individu yang memiliki kecenderungan genetik.
Jauh dari pandangan umum bahwa depresi hanya terkait dengan ketidakseimbangan kimia, penelitian ini menyoroti hubungan kuat antara gaya hidup sehat dan kesejahteraan mental. Dilansir dari Psychology Today, berikut sejumlah kebiasaan sehari-hari yang ternyata bisa turunkan risiko depresi.
Cukup Tidur
Tidur yang cukup memiliki dampak besar pada kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa tidur antara 7 hingga 9 jam setiap malam dapat mengurangi risiko depresi, termasuk episode tunggal dan depresi sulit diobati, sebesar 22 persen. Ini adalah langkah sederhana yang dapat membuat perbedaan besar.
Banyak Bersosialisasi
Koneksi sosial yang erat juga memainkan peran kunci dalam melawan depresi. Bertukar cerita dan waktu berkualitas dengan teman dan keluarga dapat mengurangi risiko depresi sebesar 18 persen. Hubungan sosial yang kuat memberikan perlindungan terbesar terhadap gangguan depresi berulang.
Konsumsi Alkohol dengan Bijak
Penting untuk memperhatikan konsumsi alkohol. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah moderat dapat mengurangi risiko depresi sebesar 11 persen. Namun, ingatlah bahwa kelebihan minum, terutama melebihi satu minuman sehari untuk wanita dan dua minuman sehari untuk pria, dapat meningkatkan risiko depresi.
Pilih Makanan yang Tepat
Makanan berperan penting tidak hanya untuk kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental. Karbohidrat olahan, makanan olahan, dan minuman bersoda dapat merugikan tubuh dan otak.
Orang yang menjaga pola makan sehat memiliki kemungkinan 6 persen lebih rendah dalam mengalami depresi. Diet Mediterania, dengan fokus pada makanan sehat, dapat meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi dan kecemasan.
Bergerak Secara Teratur
Olahraga yang teratur tidak hanya memberikan manfaat fisik tetapi juga memiliki dampak positif pada kesehatan mental. Melibatkan diri dalam aktivitas fisik dapat mengurangi risiko depresi sebesar 14 persen. Sebuah studi bahkan menemukan bahwa olahraga lebih efektif daripada obat dalam mengurangi depresi.
Tidak Merokok
Merokok tidak hanya merugikan kesehatan fisik tetapi juga dapat meningkatkan risiko depresi. Tidak merokok dapat mengurangi risiko depresi sebesar 20 persen. Ini adalah alasan lebih untuk meninggalkan kebiasaan merokok.
Hindari Gaya Hidup Kurang Gerak
Gaya hidup kurang gerak dan kurang aktif, terutama yang melibatkan banyak waktu duduk, dapat meningkatkan risiko depresi. Mengambil jeda dari aktivitas yang melibatkan layar dan berdiri dapat mengurangi risiko depresi sebesar 13 persen. Ini adalah langkah sederhana yang dapat diambil setiap hari.
Faktanya, orang yang menjaga sebagian besar dari tujuh kebiasaan sehat ini—lima atau lebih—memiliki risiko depresi yang 57 persen lebih rendah. Ini menegaskan bahwa mengadopsi gaya hidup sehat bukan hanya untuk kesehatan fisik kita tetapi juga memberikan manfaat besar untuk kesehatan mental kita.