Kurang vitamin D tingkatkan risiko kematian pada wanita lansia
Wanita lansia harus memenuhi asupan vitamin D harian mereka. Kenapa? Ini lho sebabnya!
Peneliti Austria menemukan bahwa kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko kematian di kalangan wanita lanjut usia.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Medical University of Graz di Austria ini melibatkan 961 wanita di atas usia 70 tahun - yang tinggal di 95 panti jompo di Austria. Sampel darah mereka mulai dikumpulkan dari bulan Februari sampai Maret.
Dua puluh tujuh bulan kemudian, 30 persen dari mereka ditemukan meninggal. Kematian mereka terkait dengan kekurangan vitamin D yang ekstrem.
Selain dari sinar matahari, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D dari makanan termasuk susu, keju, ikan salmon, minyak hati ikan cod, dan kedelai.
Berdasarkan hasil studi tersebut, wanita lanjut usia disarankan untuk lebih sering berjalan-jalan keluar rumah dan terkena sinar matahari pagi. Anda mungkin bisa meluangkan waktu untuk menemani oma atau nenek Anda berjalan-jalan di taman setiap pagi, karena itu sangat baik untuk kesehatannya.
-
Bagaimana cara meningkatkan kadar vitamin D? Untuk meningkatkan kadar vitamin D, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang diperkaya seperti susu dan sereal. Selain itu penting juga untuk meningkatkan makanan kaya vitamin D seperti ikan berlemak, hati sapi, keju, jamur, dan kuning telur.
-
Bagaimana cara mendapatkan asupan vitamin D yang cukup? Sumber vitamin D sendiri bisa didapatkan dari sinar matahari di pagi hari.
-
Bagaimana cara mendapatkan vitamin D yang cukup? Selain berjemur, Dara menekankan pentingnya suplemen vitamin D, terutama bagi mereka yang sulit mendapatkan asupan dari sinar matahari. Suplemen ini dinilai lebih praktis dan efektif, khususnya bagi lansia dan orang-orang yang memiliki masalah dengan penyerapan vitamin D dari makanan. Vitamin D juga bisa diperoleh dari sumber makanan seperti ikan berlemak (salmon, makarel, sarden) dan kuning telur. Untuk memenuhi kebutuhan harian, ia menyarankan konsumsi suplemen vitamin D minimal 5000 IU per hari.
-
Bagaimana cara meningkatkan kadar vitamin D untuk mendukung program kehamilan? Untuk mendukung kesehatan reproduksi, baik pria maupun wanita dewasa disarankan untuk mengonsumsi vitamin D dengan dosis yang cukup setiap harinya. Dr. Dara menyarankan dosis minimal 5.000 hingga 10.000 IU vitamin D per hari. Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti telur dan ikan, juga sangat dianjurkan.
-
Apa saja manfaat vitamin D untuk anak? Manfaat Vitamin D Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Membantu Menjaga Berat Badan Ideal Memperbaiki Suasana Hati dan Mengurangi Risiko Depresi Penting untuk Pertumbuhan dan Pembentukan Tulang Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
-
Kenapa vitamin D sangat penting untuk imunitas tubuh? Vitamin D, yang sering kali diasosiasikan dengan kesehatan ibu hamil dan anak-anak, ternyata memiliki peran yang sangat penting bagi imunitas tubuh semua kalangan usia. Menurut dr. Ardiansjah Dara, Sp.OG M.Kes FICS, seorang dokter spesialis kandungan lulusan Universitas Hasanuddin Makassar, vitamin D seharusnya menjadi bagian dari asupan harian setiap orang, tak terkecuali anak-anak, dewasa, hingga lansia."Berbicara vitamin D3, itu memang harus diminum terus. Karena itu tidak cuma untuk promil, tidak cuma buat anak-anak tetapi untuk imun," jelas Dara dilansir dari Antara.
Baca juga:
Hati-hati, konsumsi vitamin D terlalu banyak bisa bikin stroke
Jarang berjemur? Hati-hati dengan serangan diabetes!
Kurang vitamin D bikin anak rentan kena stroke saat dewasa
12 Hal mengerikan yang terjadi pada tubuh saat kekurangan vitamin D
Kekurangan vitamin ini picu disfungsi ereksi