Mana yang Lebih Baik antara Protein Hewani dan Nabati untuk Berat Badan?
Protein adalah jenis zat nutrisi yang berperan penting dalam mengelola berat badan yang sehat bagi tubuh.

Protein adalah jenis zat nutrisi yang berperan penting dalam mengelola berat badan yang sehat bagi tubuh. Namun, terdapat dua jenis protein yang memiliki dampak baiknya bagi tubuh. Lebih baik mana, protein hewani atau nabati untuk penambahan berat badan?

Mana yang Lebih Baik antara Protein Hewani dan Nabati untuk Berat Badan?
Nutrisi protein sangat penting bagi fungsi tubuh dan tersedia dalam beragam jenis makanan, mulai dari produk susu rendah lemak hingga tahu.
Namun, tak semua sumber protein setara nilainya.
Pada umumnya, protein dapat diperoleh dari sumber hewani seperti ayam, ikan, dan telur, atau dari sumber nabati seperti kacang-kacangan atau biji-bijian.
Para ahli menekankan bahwa meski banyak yang mengaitkan protein dengan asal-usul hewani, pilihan protein nabati seringkali lebih disarankan, terutama bagi yang berupaya menurunkan berat badan
Amanda Velazquez, MD, direktur pengobatan obesitas di Cedars-Sinai.
Berikut ini adalah perbandingan antara protein hewan dan nabati dalam fungsinya untuk menurunkan berat badan dikutip dari Health.com (05/03).
Apa Peran Protein dalam Penurunan Berat Badan?
Apapun jenisnya, protein salah satu cara terbaik untuk membantu penurunan berat badan.
Protein dapat meningkatkan metabolisme seseorang, asupan protein yang lebih tinggi dapat menyebabkan rasa kenyang yang lebih besar, kata Amber Schaefer, MS, RDN, pemimpin nutrisi klinis dan instruktur nutrisi di Mayo Clinic College of Medicine and Science.
Protein tidak hanya membantu orang merasa kenyang, tetapi juga dapat membantu orang merasa kenyang untuk waktu yang lebih lama.
Selain membantu penurunan berat badan, protein juga merupakan bagian penting untuk menjaga tubuh tetap sehat saat orang mengurangi kalori.
Secara tidak sengaja, seseorang akan kehilangan massa otot saat mereka menurunkan berat badan yang dikombinasikan dengan massa lemak.
Jadi, untuk mempertahankan massa otot tersebut, sangat penting bagi seseorang untuk mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup untuk tubuh mereka.
- Amanda Velazquez, MD, direktur pengobatan obesitas di Cedars-Sinai.
- 10 Sayuran Kaya Protein, Tanam Sendiri dan Tingkatkan Pola Makan Sehat Anda
- 5 Bahan Praktis dan Ekonomis untuk MPASI yang Tinggi Protein dan Bisa Jadi Booster Berat Badan Anak
- Antara Protein Hewani dan Protein Nabati, Mana yang Lebih Baik untuk Membangun Otot dan Menurunkan Berat Badan?
- 8 Manfaat Diet Tinggi Protein, Menurunkan Berat Badan hingga Meningkatkan Metabolisme
Protein Nabati Lebih Baik
Protein Nabati Lebih Baik
Dalam hal sumber protein, para ahli sepakat bahwa pilihan nabati cenderung lebih sehat bagi tubuh secara keseluruhan.
Hal ini karena protein dari tumbuhan biasanya mengandung lebih banyak serat dibandingkan protein dari hewan.
Ketika berbicara tentang mengurangi berat badan, penting sekali untuk tidak hanya fokus pada asupan protein yang tinggi dalam pola makan, melainkan juga memperhatikan kandungan serat yang tinggi dalam diet.
Tingkat serat dalam protein hewan tidak sebanding dengan protein nabati
- Amanda Velazquez, MD, direktur pengobatan obesitas di Cedars-Sinai.
Protein nabati mengandung serat yang bermanfaat bagi tubuh dan dapat membantu merasa kenyang lebih lama dan mendukung fungsi usus serta pencernaan.
Ini juga dapat berperan dalam pengaturan berat badan
Amber Schaefer, MS, RDN, pemimpin nutrisi klinis dan instruktur nutrisi di Mayo Clinic College of Medicine and Science.
Prioritaskan Pola Makan Bergizi dan Penuh Protein
Secara umum, jumlah protein yang dibutuhkan orang dewasa setiap hari adalah sekitar 0,8 gr untuk setiap kg berat badan.
Seseorang dengan berat 150 kg membutuhkan sekitar 55 gr protein setiap hari.
Hal terbaik yang harus dilakukan adalah menambahkan lebih banyak protein secara langsung ke dalam makanan.
Protein nabati mungkin merupakan pilihan yang paling sehat, tetapi itu tidak berarti seseorang harus menjadi vegetarian atau vegan.
Diet yang seimbang adalah diet yang dapat menggabungkan protein hewani dan nabati.