AS Kirim 1 Ton Bom MK-84 ke Israel, Kekuatannya Bisa Hancurkan Beton Sampai Logam Tebal
Bom ini dapat menciptakan dampak ledakan yang sangat luas.

Israel baru saja menerima pengiriman bom berat MK-84 dari Amerika Serikat (AS) setelah Presiden Donald Trump mencabut larangan ekspor amunisi yang diterapkan oleh pemerintahan Joe Biden sebelumnya. Kementerian pertahanan mengonfirmasi hal ini pada Minggu (16/2), seperti yang dilaporkan Bangkok Post.
MK-84 adalah bom seberat 1 ton, yang tidak dipandu dan memiliki kemampuan untuk menghancurkan beton serta logam tebal, menciptakan dampak ledakan yang sangat luas. Pemerintahan Biden sebelumnya menolak untuk memberikan izin ekspor bom ini ke Israel karena khawatir akan dampaknya terhadap populasi Palestina di Jalur Gaza.
Sebenarnya, pemerintahan Biden telah mengirim ribuan bom seberat 1 ton ke Israel setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, namun mereka menahan salah satu pengiriman tersebut. Larangan tersebut akhirnya dicabut oleh Trump pada Januari lalu.
"Pengiriman amunisi yang tiba di Israel malam ini, yang dirilis oleh Pemerintahan Trump, merupakan aset penting bagi Angkatan Udara dan IDF (Pasukan Penjajah Israel) serta menjadi bukti lebih lanjut tentang aliansi yang kuat antara Israel dan Amerika Serikat," ungkap Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Sabtu (15/2) malam.
Pengiriman ini datang setelah berhari-hari munculnya kekhawatiran mengenai kelangsungan gencatan senjata yang rapuh di Gaza, yang disepakati bulan lalu, di mana Hamas menyatakan Israel melanggar perjanjian gencatan senjata. Sampai saat ini, Washington telah mengumumkan bantuan miliaran dolar untuk Israel sejak perang genosida Israel di Gaza dimulai.