Rusia tuding AS pura-pura berperang lawan ISIS di Suriah dan Irak
Merdeka.com - Rusia menuduh Amerika Serikat berpura-pura berperang melawan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dan dengan sengaja memperlambat kemajuan tentara Suriah dalam melakukan serangan.
Kementerian Pertahanan Rusia, dalam sebuah pernyataan, mengatakan, koalisi yang dipimpin AS secara signifikan mengurangi serangan udara di Irak yang mungkin bisa menghentikan anggota kelompok tersebut menyeberang ke Suriah.
Pengurangan serangan tersebut membuat anggota militan dalam jumlah besar berhasil masuk ke daerah perbatasan Irak, Provinsi Deir-Zor, dengan cara menggali tepi kiri Sungai Efrat. Padahal, dalam operasi serangan bulan September, pasukan Suriah hampir menguasai kembali wilayah itu.
-
Apa yang dilakukan Mesir dan Suriah untuk melawan Israel? Mesir dan Suriah terpaksa melakukan gencatan senjata.
-
Bagaimana Mesir dan Suriah menyerang Israel? Mesir akan menyerbu melalui SInai, sementara Suriah akan menyerang Israel melalui Dataran Tinggi Golan.
-
Siapa yang terlibat dalam koalisi? Koalisi dibentuk oleh beberapa partai agar dapat mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden berdasarkan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu
-
Apa yang dilakukan tentara Turki di Israel? Stasiun televisi Aljazeera berbahasa Arab melaporkan ada sekitar 10.000 tentara Turki di Israel.
-
Kapan serangan Mesir dan Suriah ke Israel? Tanggal 6 Oktober 1973, pasukan Mesir menyerang posisi Israel di SInai.
-
Kenapa ISIS mengklaim bertanggung jawab atas penembakan? Kelompok Negara Islam atau ISIS, mengatakan mereka melakukan serangan pada hari Jumat (22/3) di Balai Kota Crocus, dan mengunggah bukti video.
"Semua orang melihat, koalisi yang dipimpin AS berpura-pura berperang melawan ISIS, terutama di Irak, namun terus melakukan pertarungan melawan ISIS di Suriah secara aktif karena alasan tertentu," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, dikutip dari Reuters, Selasa (10/10).
"Tindakan Pentagon dan koalisi menimbulkan pertanyaan, apa perubahan taktik mereka bertujuan untuk menyulitkan tentara Suriah atau mereka sengaja mendorong ISIS keluar dari Irak menuju ke Suriah lewat jalur bom angkatan udara Rusia," tambahnya.
Hal serupa juga dikatakan oleh pemimpin Hizbullah, Hasan Nasrallah. Menurutnya, pasukan AS mencegah militer Suriah memulai pertempuran untuk merebut kembali wilayah timur dari ISIS.
"Angkatan udara AS di beberapa daerah mencegah tentara Suriah dan sekutunya untuk maju ke daerah yang dikuasai ISIS," ungkap Nasrallah, dikutip dari laman Middle East Eye.
"Orang-orang Amerika itu bekerja sama untuk menghalangi pertempuran melawan ISIS," lanjutnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Houthi melancarkan serangan menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel, AS, dan Inggris.
Baca SelengkapnyaKetika Iran menyerang Israel pada April lalu, negara Zionis itu dibantu dan didukung negara Arab seperti Yordania.
Baca SelengkapnyaIsrael sampai saat ini masih memborbardir Jalur Gaza.
Baca SelengkapnyaHouthi mengklaim serangan itu berhasil mengenai target.
Baca SelengkapnyaKonflik panas Iran vs Israel memantik beragam perhatian dari beberapa negara yang masuk dalam sekutu keduanya.
Baca SelengkapnyaSerangan gabungan AS dan Inggris ini dilancarkan sebagai balasan untuk Houthi yang didukung Iran atas serangan terhadap kapal-kapal Israel di Laut Merah.
Baca SelengkapnyaIran Nyatakan Serangan Balasan ke Israel Sudah Berakhir, Ancam Serangan Berikutnya Akan Lebih Dahsyat
Baca SelengkapnyaAS menyatakan siap pasang badan untuk Israel jika Iran membalas.
Baca SelengkapnyaPasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan sistem pertahanan udara Arrow miliknya berhasil jatuhkan ‘ancaman udara’
Baca SelengkapnyaHouthi menargetkan kapal-kapal yang berkaitan dengan Israel di Laut Merah.
Baca SelengkapnyaPentagon Perintahkan Ribuan Tentara Amerika Bersiap Perang di Gaza
Baca SelengkapnyaAmerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara terhadap 36 sasaran Houthi di Yaman, pada Sabtu kemarin.
Baca Selengkapnya