Sedang Bangun Proyek Pusat Bisnis, Arkeolog Temukan 'Tempat Dugem' Zaman Perunggu
Arkeolog di Inggris menemukan sejumlah artefak Zaman Perunggu di sebuah lokasi pembangunan pusat bisnis.

Sebuah lubang berisi kendi Bellarmine, ratusan pipa tanah liat dan botol anggur Jerman ditemukan arkeolog di lokasi proyek pembangunan Dover Beacon di Inggris.
Dilansir dari laman BBC, tim arkeolog dari Canterbury Archaeological Trust yang terdiri dari tujuh orang ini memperkirakan temuan mereka sebagai bagian dari sebuah klub malam kuno.
Mereka menggali di bekas pub tersebut sejak bulan April lalu, menjelang pembangunan pusat bisnis kreatif dan digital baru.
Sebelumnya, masih di lokasi yang sama ditemukan harta karun lainnya seperti perahu Zaman Perunggu dan roda pemintal Abad Pertengahan.
Pemimpin penggalian ini, Rose Lane mengatakan timnya juga menemukan “Sebuah lubang berisi banyak material sampah termasuk pipa-pipa tanah liat.”
"Kami pikir karena dikaitkan dengan kebiasaan merokok dan minum-minum, banyak barang Bellarmine yang dibawa dari Jerman berisi anggur, jadi mungkin itu adalah halaman belakang rumah minum yang menghadap ke Bench Street,” imbuhnya.

Terhalang proyek pembangunan
Proyek pembangunan Dover Beacon menerima dana sebesar Rp 54 miliar dari Dana Future High Street milik pemerintah dan dana Levelling Up sebesar Rp 307 miliar.
Jika sudah selesai bangunan ini nantinya akan menampung studio pendidikan, ruang rintisan, dan pusat bisnis.
Dewan Distrik Dover berharap proyek ini akan mendatangkan keuntungan ekonomi senilai Rp 153 miliar bagi daerah tersebut.
Jamie Pout, wakil pemimpin dewan, mengatakan ia gembira dengan penemuan di lokasi itu.
“Memikirkan beberapa hal yang sangat bersejarah yang terjadi di sini adalah hal yang sangat istimewa. Namun kami ingin mewujudkan sesuatu yang sangat menarik dan ikonik di sini sesegera mungkin.”
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti