Manis Gurih Kupat Tahu Sunda, Menu Sarapan Andalan Masyarakat Sumedang
Siraman bumbu kacangnya bikin nagih. Kuliner ini wajib dicicipi saat bertandang ke Sumedang.

Siraman bumbu kacangnya bikin nagih. Kuliner ini wajib dicicipi saat bertandang ke Sumedang.

Manis Gurih Kupat Tahu Sunda, Menu Sarapan Andalan Masyarakat Sumedang

Kupat tahu menjadi salah satu kuliner andalan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Penganan ini biasanya disantap sebelum memulai aktivitas di pagi hari. Rasanya khas, dengan perpaduan rasa manis dan gurih yang menggugah selera. Kupat tahu wajib dicicipi saat mencari sarapan di kota tersebut.
Isian kupat tahu khas Sumedang
Pramuji, salah satu penikmat kuliner ini mengatakan bahwa kupat tahu menjadi menu yang pas disantap saat pagi hari.
Hal ini karena isiannya yang lengkap, mulai dari irisan tahu kuning, potongan lontong, isian tauge, dan tentunya bumbu kacang yang nikmat.
“Bumbu kacangnya manis gurih, biasanya untuk sarapan cocok,” katanya, kepada Merdeka, Selasa (29/8).

Kerupuk dan taburan bawang goreng jadi pelengkap
Sepintas kuliner ini mirip ketoprak, namun bedanya, kupat tahu khas Sumedang tidak memakai tambahan bihun, serta bumbu kacang yang lebih cair.
Cita rasa bumbu kacangnya juga cenderung lebih otentik, karena tidak memakai tambahan bawang putih serta cabai rawit seperti pada ketoprak.
“Biasanya dibungkus kalau beli,” kata pria asli Cangkudu, Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan itu.
Bisa ditemui di banyak tempat
Kupat tahu sendiri menjadi menu sarapan yang mudah dijumpai di sudut-sudut Kabupaten Sumedang.
Para penjualnya biasa mangkal mulai di sekitaran Alun-Alun Masjid Agung, halaman depan Rumah Sakit Pakuwon, sampai simpang Jalan Pagerbetis, Kelurahan Cipameungpeuk.
“Harganya murah mulai Rp8 ribu sampai Rp10 ribu, biasanya beli di Alun-Alun atau simpangan Cipameungpeuk,” kata penikmat asal Keboncau, Kurniasih.

Populer di Jawa Barat
Sebenarnya kupat tahu tak hanya jadi kuliner andalan di Sumedang. Menu lezat ini juga bisa ditemui di tatar Parahyangan lainnya, seperti Bandung, Ciamis sampai Tasikmalaya.
Namun tidak salah jika menu ini jadi andalan sarapan warga Sumedang, lantaran rasanya yang lezat dan ramah di kantong.
Tidak lupa, biasanya penjual juga menyediakan teh tawar hangat sebagai minuman pendamping kupat tahu.