Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tinggal di Perumahan Rawan Longsor, Begini Antisipasi Bencana Warga Setempat

Tinggal di Perumahan Rawan Longsor, Begini Antisipasi Bencana Warga Setempat Perumahan rawan longsor di Semarang. ©YouTube/J Christiono

Merdeka.com - Dalam sebuah video yang diunggah akun YouTube J. Christiono pada Minggu (5/3), sebuah kawasan perumahan bernama Ungaran Asri Regency, yang berada di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berada di tepian tebing yang sudah dalam kondisi longsor.

Kondisi itu membuat beberapa rumah di sana mengalami retak-retak di bagian dalamnya. Ada pula plafon-plafon rumah yang hancur hingga menyisakan rangka dan genteng. Rencananya rumah-rumah di sana akan direlokasi, namun itu baru sekadar wacana. Hingga saat ini wacana itu belum terealisasi.

Curah hujan yang saat ini masih tinggi membuat bayangan longsor susulan menghantui. Lalu apa langkah antisipasi warga Ungaran Asri Regency dalam menghadapi ancaman bencana? Berikut selengkapnya:

Berada di Tepian Tebing yang Curam

perumahan rawan longsor di semarang

©YouTube/J Christiono

Dalam video itu, tampak Perumahan Ungaran Asri Regency berada di tepian tebing yang curam. Ada beberapa rumah yang mengalami rusak parah sehingga penghuninya harus mengungsi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh warga, kompleks perumahan itu masih berada dalam pengelolaan pembangunnya dan belum diserahkan kepada pemerintah daerah setempat.

Di bagian bawah tebing, terlihat tumpukan ban bekas dan di sana terlihat pula aliran air bawah tanah yang mengalir cukup deras. 

Cara Warga Mengantisipasi Longsor Susulan

perumahan rawan longsor di semarang

©YouTube/J Christiono

Stefan Edy dari Jaga Wana Rescue mengatakan, pihaknya bersama warga melakukan penguncian tanah guna menghindari longsor susulan dengan menggunakan kain perca dan ban bekas.

“Kalau hanya ban bekas, air masih bisa masuk di sela-sela ban. Nah untuk menguncinya, kami kasih kain perca. Kain perca yang terdorong itu akan semakin kuat dan semakin mengunci dengan lumpur-lumpur halus yang masuk. Di sini kita membuat pilar dari kain, rata-rata panjangnya 2-3 meter sebagai rekayasa akar tunggang, untuk mengikat rangkaian ban-ban dan untuk mempertahankan retakan-retakan,” kata Stefan dikutip dari kanal YouTube J. Christiono.

Butuh Ribuan Ban Bekas

perumahan rawan longsor di semarang

©YouTube/J Christiono

Warga setempat dilibatkan untuk menumpuk ban bekas di lokasi longsor. Dibutuhkan sekitar 1.500 ban bekas untuk mengunci gerakan tanah yang bisa memicu longsor.

Diperkirakan butuh ribuan ban bekas lagi agar pergerakan tanah bisa terkunci. Apalagi di dalam tanah itu ada aliran sungai bawah tanah yang arusnya cukup deras.

“Mungkin ada donatur yang bersedia membantu, alangkah sangat baik untuk membantu lingkungan di Ungaran ini,” kata J. Christiono dalam kanal YouTube miliknya. (mdk/shr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Potret Lokasi Bencana Longsor di Pagentan Banjarnegara, 10 Rumah Habis Tak Bersisa
Potret Lokasi Bencana Longsor di Pagentan Banjarnegara, 10 Rumah Habis Tak Bersisa

Tebing yang longsor diperkirakan mencapai tinggi 50 meter.

Baca Selengkapnya
Musim Hujan Disebut Makin Dekat, Begini Cara BPBD Banyumas Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Musim Hujan Disebut Makin Dekat, Begini Cara BPBD Banyumas Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

BPBD selalu siaga dan melakukan langkah antisipatif agar bencana hidrometeorologi tidak terjadi

Baca Selengkapnya
Jaksel dan Jaktim Berpotensi Longsor saat Musim Hujan
Jaksel dan Jaktim Berpotensi Longsor saat Musim Hujan

Pemprov DKI merilis informasi peringatan kewaspadaan bencana tanah longsor di wilayah Jakarta bulan November 2024.

Baca Selengkapnya
Ini Titik Banjir dan Tanah Longsor Akibat Cuaca Ekstrem Kota Semarang
Ini Titik Banjir dan Tanah Longsor Akibat Cuaca Ekstrem Kota Semarang

Cuaca ekstrem di Semarang menyebabkan banjir, tanah longsor sampai angin kencang

Baca Selengkapnya
Tanah di Kota Semarang Turun 7-13 Cm per Tahun, Ini Penyebabnya
Tanah di Kota Semarang Turun 7-13 Cm per Tahun, Ini Penyebabnya

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat penurunan muka tanah atau land subsidence di pesisir Kota Semarang berkisar 7-13 cm per tahun.

Baca Selengkapnya
4 Fakta Terbaru Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Semarang, Sebabkan Banjir hingga Tanah Longsor
4 Fakta Terbaru Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Semarang, Sebabkan Banjir hingga Tanah Longsor

Banjir yang menggenangi Stasiun Semarang Tawang membuat perjalanan kereta api terganggu

Baca Selengkapnya
7 Fakta Banjir Lahar Dingin di Lumajang, Warga Lari Tinggalkan Motor untuk Selamatkan Diri
7 Fakta Banjir Lahar Dingin di Lumajang, Warga Lari Tinggalkan Motor untuk Selamatkan Diri

Banjir lahar dingin Semeru terjadi sepekan terakhir. Ini fakta terbarunya.

Baca Selengkapnya
Penuh Keseruan, Aksi Warga Semarang Main Perosotan di Kali Ini Curi Perhatian
Penuh Keseruan, Aksi Warga Semarang Main Perosotan di Kali Ini Curi Perhatian

Mereka beraksi bak peselancar andal yang ditonton banyak orang.

Baca Selengkapnya
Basemen Apartemen Serpong Garden Kebanjiran, Puluhan Mobil Terendam
Basemen Apartemen Serpong Garden Kebanjiran, Puluhan Mobil Terendam

Puluhah unit mobil di area parkir basemen Apartemen Serpong Garden, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang terendam air limpasan anak Kali Cisadane,.

Baca Selengkapnya
Dampak Cuaca Ekstrem Terjang Jateng, Sebabkan Longsor hingga Angin Kencang di Beberapa Tempat
Dampak Cuaca Ekstrem Terjang Jateng, Sebabkan Longsor hingga Angin Kencang di Beberapa Tempat

Cuaca ekstrem yang terjadi membuat ratusan rumah warga rusak.

Baca Selengkapnya
Hujan Deras Picu Banjir dan Tanah Longsor di Malang, Seorang Warga Tewas Terseret Arus
Hujan Deras Picu Banjir dan Tanah Longsor di Malang, Seorang Warga Tewas Terseret Arus

Banjir menggenangi puluhan rumah warga dan mengakibatkan tanah longsor di beberapa lokasi di Malang.

Baca Selengkapnya
Melihat Kesiapan Bantul Menghadapi Ancaman Megathrust, Mulai dari Potensi Bahaya hingga Evakuasi
Melihat Kesiapan Bantul Menghadapi Ancaman Megathrust, Mulai dari Potensi Bahaya hingga Evakuasi

Belakangan ini, isu megathrust kembali mencuat. Salah satu daerah yang berpotensi terdampak megathrust adalah Bantul.

Baca Selengkapnya