Buntut Polwan Bakar Suami, DPR Minta Penegak Hukum Serius Berantas Judol
Motif FN melakukan aksi itu karena diduga kesal korban kerap menghabiskan uang untuk judi online.
Motif FN melakukan aksi itu karena diduga kesal korban kerap menghabiskan uang untuk judi online.
-
Bagaimana cara DPR bersikap tegas terhadap judi online? 'Jadi jika terbukti, PPATK harus langsung blokir semua rekening yang terlibat. Agar menjadi contoh tegas bahwa negara betul-betul serius memberantas judi online tanpa pandang bulu.' 'Lagian, instruksi Pak Presiden juga sudah clear kok, tidak ada kompromi terhadap judi online. Mau itu yang mengoperasikan, hingga yang sekedar bermain,' tambah Sahroni.
-
Siapa yang dihukum jika main judi online? Panglima TNI Jenderal Agus Subianto menegaskan akan memberikan hukuman kepada anggotanya yang bermain judi online.
-
Kenapa situs Pemda sering diretas untuk judi online? Sebagaimana diketahui, situs-situs Pemda maupun instansi pemerintah lain kerap dijadikan promosi judi online setelah diretas.
-
Kenapa Menkominfo berantas judi online? Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi telah menerbitkan Instruksi Menteri No.1/Thn 2023 Tentang Pemberantasan Judi Online Dan/Atau Judi Slot.
-
Bagaimana Menkominfo memberantas judi online? 'Kementerian Kominfo juga sudah memberikan peringatan kepada seluruh platform media sosial, operator seluler, dan penyedia layanan internet untuk tidak memfasilitasi segala bentuk promosi judi online. Semua yang dalam wewenang Kominfo sudah kita lakukan,' jelasnya.
-
Apa dampak judi online? Mirisnya, pelaku judi online tidak hanya masyarakat sipil. Beberapa anggota bersenjata seperti polisi hingga TNI bahkan terjerat aktivitas candu ini.
Buntut Polwan Bakar Suami, DPR Minta Penegak Hukum Serius Berantas Judol
Polda Jawa Timur (Jatim) menahan dan menetapkan Briptu FN sebagai tersangka atas aksinya yag diduga membakar suaminya sendiri Briptu R di Asrama Polisi (Aspol) Kota Mojokerto. Briptu R meninggal setelah mengalami luka bakar 90% setelah kejadian tersebut.
Motif FN melakukan aksi itu karena diduga kesal korban kerap menghabiskan uang untuk judi online (judol).
Mengomentari hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta agar aparat kepolisian memberantas judi online yang menjadi penyakit di masyarakat.
“Motif dalam kasus ini benar-benar mengerikan sekaligus memuakkan, judi online lagi, judi online lagi. Bahkan anggota polisi, yang mana seharusnya memberantas judi online, malah diduga terjerumus dan kecanduan begitu. Judol ini sudah seperti penyakit di masyarakat, dan bahkan sudah menulari penegak hukumnya. Karena itu menurut saya, polisi sudah tidak bisa bekerja sendirian,” ujar Sahroni dalam keterangan, Senin (10/6).
Sahroni menegaskan, seluruh penegak hukum termasuk juga kejaksaan, kehakiman, hingga lembaga pemasyarakatan diminta bekerja sama memberantas judi online. Jika tidak, Sahroni mengkhawatirkan efek judi online akan makin parah di masyarakat.
“Saya kira sudah saatnya kita nyatakan perang terhadap judi online. Para penegak humum harus benar-benar kompak dan tanpa kompromi dalam memberantas judol ini. Mulai dari penyelidikan dan penyidikannya di masyarakat, sampai prosesnya di pengadilan. Bahkan di lapas juga, para pelaku judol ini harus benar-benar dibina agar tidak kembali menyebarkan kegiatan sesat itu,” sambung Sahroni.
Sementara di Komisi III sendiri, kata dia, mendukung upaya kepolisian untuk memberantas judi online.
“Kami di Komisi III sudah berkomitmen dan mendukung penuh para mitra kami dalam memberantas judol, karena ini dampaknya sudah sekelas narkoba. Apapun yang dibutuhkan mitra kami akan full support,” tutupnya.
merdeka.com