Ternyata 50% Harta Yang Beredar di Dunia itu dikuasai 1% Populasi, Bagaimana Bisa?
Dalam hal pajak, mereka membayar dengan presentase kekayaan lebih sedikit dibandingkan rata-rata pekerja.
Dalam hal pajak, mereka membayar dengan presentase kekayaan lebih sedikit dibandingkan rata-rata pekerja.
Ternyata 50% Harta yang Beredar di Dunia Itu Dikuasai 1% Populasi, Bagaimana Bisa?
Bila melihat dari sisi kekayaan yang dimiliki setiap individu di seluruh dunia, kita akan sangat setuju bahwa dunia ini sungguh tidak adil.
Bagaimana tidak, 50 harta kekayaan yang tersebar di dunia ini hanya dikuasai 1 persen populasi. Tak dapat dipungkiri bahwa miliaran orang di dunia ini bekerja keras setiap hari demi mengejar kekayaan. Tapi tetap saja, kekayaan mereka tak ada apa-apanya di hadapan satu persen orang-orang kaya ini.
-
Bagaimana cara orang kaya ini dimakamkan? Makam ini menyimpan kerangka empat anggota keluarga kaya 'tuan tanah' yang dikremasi dan dikubur bersama dengan lima kereta kencana dan lima kuda.
-
Kenapa orang berpura-pura kaya? Perilaku ini umumnya dilakukan untuk menyembunyikan keterbatasan keuangan mereka.
-
Bagaimana orang kaya menabung? Orang kaya sangat bijak dalam pengelolaan uang. Mereka selalu mencari cara untuk menghemat.
-
Apa yang menjadi ciri khas orang yang gemar berpura-pura kaya? Satu hal yang membedakan orang-orang ini adalah kecenderungan mereka untuk membahas cita rasa dan gaya hidup yang dianggap elite.
-
Kenapa orang kaya dimaklumi saat bertengkar? Jika orang kaya bertengkar, orang masih bisa memaklumi. Semua yang mereka inginkan dapat dibeli. Biarkan mereka bertengkar, karena mereka bisa membeli kebahagiaan dengan kekayaan yang mereka miliki," ujar Das'ad dalam ceramahnya.
-
Mengapa makam tersebut diyakini sebagai makam orang kaya? "Ini mungkin adalah anggota kelas pemerintahan Chimu," katanya, menunjuk pada perhiasan yang ditemukan bersama mereka.
Inilah kenyataan dunia yang sungguh kejam, tapi sangat tidak terbantahkan.
Orang miskin di dunia bertambah banyak. Namun di sisi lain, orang kaya di dunia ini justru bertambah kaya.
Buku berjudul "Survival of the Richest: How we must tax the super rich now to fight inequality" menyelami lebih dalam perihal ketidakadilan kebijakan yang makin menguntungkan eksistensi orang-orang terkaya di muka bumi ini.
Laporan itu memberikan contoh, seorang Elon Musk membayar hanya sekitar 3% pajak pada tahun 2014 hingga 2018. Sementara seorang pengusaha di Uganda yang menghasilkan keuntungan USD80 per bulan harus membayar tarif pajak sebesar 40%
Berikut ini fakta mencengangkan tentang kondisi ketidaksetaraan kekayaan yang ada di dunia ini
Pertama, 1% orang terkaya memiliki hampir separuh kekayaan dunia. Sementara separuh orang termiskin dunia hanya memiliki 0,75%
Faktanya, mereka memperoleh kekayaan hampir dua kali lipat dalam bentuk uang baru dibandingkan dengan 99% total penduduk di dunia ini.
Kedua, 81 orang miliarder memiliki kekayaan lebih dari 50% kekayaan dunia
Walau begitu, mereka dikenakan pajak lebih rendah. Bahkan faktanya setengah dari miliarder dunia tinggal di wilayah di mana pajak kekayaan bahkan tidak ada artinya.
Yang lebih mencengangkan lagi, ada lebih dari 714 perempuan yang ada.
Ketiga, 10 miliarder memiliki lebih dari 200 juta perempuan Afrika jika dikombinasikan.
Keempat, kekayaan ekstrem dan kemiskinan ekstrem meningkat tajam secara bersamaan dalam 25 tahun
Bank dunia memperkirakan, akibat pandemi 40% orang termiskin mengalami kerugian pendapatan dua kali lipat dari kerugian 20% orang terkaya.
Kelima, negara-negara termiskin membelanjakan 4 kali lebih banyak untuk membayar utang (sering kali kepada pemberi pinjaman swasta yang kaya) dari pada untuk perawatan kesehatan
Ini terlepas fakta bahwa negara termiskin juga berjuang untuk membeli dan meluncurkan vaksin COVID-19 untuk melawan pandemi.
- Terkuak, Ini Penyebab Mahalnya Harga Cabai Rawit Mencapai Rp100.000 per Kg
- Harta Kekayaan Pengusaha Susu Ini Naik Rp3 Triliun dalam Setahun, Bisa Gaji 1,4 Juta Warga Jawa Tengah
- Daftar Orang Terkaya Dunia Tampil di Cover Forbes, Kini Terjerat Kasus Hukum
- Deretan Perusahaan Besar di Dunia, Gajinya Bisa Sampai Miliaran Rupiah
Keenam, 1% orang terkaya memiliki hampir dua per tiga kekayaan baru dunia
Sejak tahun 2020, untuk setiap dollar kekayaan global baru yang diperoleh seseorang pada 90% terbawah, salah satu miliarder dunia telah memperoleh USD1,7 juta.
Ketujuh, seorang miliarder mengeluarkan satu juta kali lebih banyak karbon dari pada rata-rata orang.
Padahal menurut Oxfam, merekalah yang paling mungkin menyalurkan uang mereka ke industri penghasil polusi, seperti bahan bakar fosil.
Setelah pandemi dan selama krisis biaya hidup global
Kedelapan, miliarder secara kolektif menghasilkan sekitar USD2,7 miliar per hari
Kesembilan, perusahaan makanan dan energi memperoleh keuntungan lebih dari dua kali lipat pada tahun 2022
Sebaliknya, Program Pangan Dunia memperkirakan bahwa 824 juta orang pergi tidur dalam keadaan lapar setiap malam pada tahun 2022. Pemegang saham menerima sebagian besar keuntungan dari mereka dengan pembayaran kolektif rata-rata USD257 miliar.