Kesal Disuruh Salat, Santri di OKU Timur Gorok Pengasuh Saat Tahajud di Masjid
Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan, tersangka mengaku menaruh dendam atau sakit hati kepada pengasuhnya itu karena selalu mengingatkan salat. Tersangka merencanakan pembunuhan namun usahanya gagal setelah korban tidak tewas.
Tak terima selalu diingatkan salat, seorang santri bernama Harun (24) nekat menggorok pengasuhnya sendiri, Imam Mustorudin (55). Korban tengah menjalani operasi sementara pelaku ditangkap polisi.
Peristiwa itu terjadi saat korban sedang salat tahajud di masjid Darul Muttaqin yang berada di komplek Pondok Pesantren Darul Mahmud Desa Sukaraja, Dusun V Patok XIII, Kecamatan Buay Madang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Senin (18/5) dini hari.
-
Kapan P.K. Ojong meninggal? Sebulan kemudian, Ojong meninggal dunia pada 31 Mei 1980.
-
Kenapa orang pingsan? Pingsan adalah kondisi sementara di mana seseorang kehilangan kesadaran karena penurunan aliran darah ke otak.
-
Kenapa UMKM penting? UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain karena kemampuannya dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
-
Kenapa Pemilu penting? Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
-
Kapan Purnawarman meninggal? Purnawarman meninggal tahun 434 M.
-
Kapan Gege meninggal? Joe atau Juhana Sutisna dari P Project mengalami duka atas meninggalnya putra kesayangannya, Edge Thariq alias Gege, pada pertengahan Mei 2024.
Korban menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau hingga terluka parah. Mengetahui hal itu, santri yang lain membawa korban ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Tak lama kemudian, pelaku ditangkap polisi yang kini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan, tersangka mengaku menaruh dendam atau sakit hati kepada pengasuhnya itu karena selalu mengingatkan salat. Tersangka merencanakan pembunuhan namun usahanya gagal setelah korban tidak tewas.
"Benar, tersangka melakukan penganiayaan berat terhadap korban yang tak lain adalah pengasuhnya di pesantren dini hari tadi. Motifnya gara-gara korban sakit hati korban menasihatinya untuk rajin salat," ungkap Erlin kepada merdeka.com, Senin (18/5) malam.
Tersangka ditangkap tanpa perlawanan di TKP dengan barang bukti pisau bergagang kayu dengan panjang sekitar 15 centimeter. Dia dikenakan Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman di atas tujuh tahun penjara.
"Kejiwaan tersangka akan diperiksa apakah depresi atau tidak. Untuk korban sekarang lagi menjalani operasi di rumah sakit," pungkasnya.
Baca juga:
Viral Video Bocah Penjual Jajanan Pastel di Pangkep Dianiaya Pemuda
Tak Bisa Tahan Amarah, Kholil Hajar Mantan Istri di Pinggir Jalan
Disiksa Selama 6 Tahun Menikah, IRT di Palembang Polisikan Suami
Emosi Ditagih Uang Kontrakan, Pria Ini Sabet Penagih Sampai Jari Putus
Polisi Ciduk Pengeroyok Warga di Sumedang hingga Tewas Dibacok
Usai Minta Uang Sambil Ancam Bunuh Ibu, Joni Tusuk Adik Pakai Pisau