Bukan Kolesterol Tinggi, Tapi 3 Pengidap Penyakit ini Justru Dilarang Keras Mengonsumsi Durian!
Durian memang memiliki rasa yang nikmat, namun ada tiga kelompok orang yang sebaiknya tidak mengonsumsinya.

Banyak orang beranggapan bahwa mereka yang memiliki kolesterol tinggi sebaiknya menghindari buah durian. Namun, fakta menunjukkan bahwa durian, yang dikenal sebagai 'Buah Surga' dengan aroma yang unik dan daging buah berwarna putih, kuning tua, serta krem, sebenarnya tidak mengandung kolesterol. Hal ini dijelaskan oleh Ali Khomsan, Guru Besar Bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia menyatakan, "Yang mengandung kolesterol adalah pangan hewani," seperti yang dikutip dari Antara.
Di sisi lain, buah durian tergolong dalam pangan nabati dan memiliki kandungan lemak yang tinggi, sehingga dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk asupan gizi harian. Meski demikian, Ali juga memperingatkan bahwa individu yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas perlu berhati-hati saat mengonsumsi durian. Lantas, siapa yang sebaiknya menghindari durian? Menurut Ahli Gizi, Rita Ramayulis, orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, hipertrigliserida, dan asam urat, sebaiknya tidak mengonsumsi durian.
Apakah Penderita Diabetes Diperbolehkan Mengonsumsi Durian?

Rita menekankan bahwa individu yang menderita diabetes sebaiknya menghindari durian serta buah-buahan musiman seperti rambutan, duku, dan kelengkeng, karena semua jenis buah tersebut mengandung kadar gula yang tinggi. Penting untuk diingat bahwa mereka yang memiliki diabetes harus membatasi asupan gula dalam diet mereka. Jika mereka tetap memilih untuk mengonsumsi durian, bahkan hanya satu biji, Rita memperingatkan bahwa kadar gula darah mereka bisa langsung meningkat secara drastis.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ahli Gizi, Tria Astika Endah, yang merekomendasikan agar pasien diabetes menjauh dari durian. "Kalau sudah diabetes, ya hati-hati," ucap Tria dalam wawancaranya dengan Health Liputan6.com pada Rabu, 15 Januari 2025.
Apakah Durian Dapat Memengaruhi Kadar Asam Urat?

Rita menjelaskan bahwa larangan mengonsumsi durian bagi orang yang memiliki kadar asam urat tinggi disebabkan oleh adanya kandungan alkohol dalam buah tersebut. Ia menambahkan, "Alkohol itu sendiri akan membuat terjadinya penumpukan purin dalam tubuh."
Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Ali Khomsan, yang menyatakan, "Pasien asam urat wajib berpikir dua kali apabila ingin icip-icip buah durian, karena ada kandungan seperti alkohol pada durian yang membuat penyakit asam urat jadi mudah kambuh."
Menurut jurnal 'Purine Restricted Diet For Gout' yang diterbitkan di KK Women's and Children's Hospital, asam urat terbentuk dari pemecahan purin yang terdapat secara alami dalam tubuh serta dalam berbagai makanan dan minuman, termasuk durian.
Diet rendah purin dapat membantu mengurangi pembentukan asam urat, sehingga menurunkan risiko terjadinya serangan asam urat. Manajemen diet untuk penderita asam urat mencakup beberapa aspek penting. Pertama, jika Anda mengalami kelebihan berat badan, penting untuk mengurangi berat badan, karena kelebihan berat badan memberikan tekanan tambahan pada sendi. Penurunan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 0,5 hingga 1 kg per minggu, namun hindari melakukan diet yang terlalu ketat karena dapat berisiko bagi kesehatan.
Selain itu, mengontrol asupan purin dalam makanan sangat membantu, karena sekitar setengah dari asam urat dalam darah berasal dari makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu, mengurangi asupan purin dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Anda dapat merujuk pada panduan diet rendah purin untuk informasi lebih lanjut.
Penting juga untuk mengontrol asupan lemak. Makanan yang tinggi lemak dapat menghambat proses pembuangan asam urat dan berkontribusi pada penambahan berat badan. Batasi juga konsumsi alkohol, karena dapat mengganggu proses pengeluaran asam urat dari tubuh. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan penderita asam urat dapat mengelola kondisi mereka dengan lebih baik dan mengurangi risiko serangan yang menyakitkan.
Apakah Orang yang Memiliki Kolesterol Tinggi Boleh Mengonsumsi Durian?

Bagi individu yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, konsumsi durian tetap diperbolehkan dengan catatan harus dalam porsi yang wajar. Menurut penjelasan Dr. Ira Andaningsih, spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Siloam Lippo Village, durian memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi, yang dapat meningkatkan asupan kalori dalam tubuh serta merangsang sistem simpatik. Sebagai efeknya, setelah mengonsumsi durian, tekanan darah mungkin mengalami peningkatan, meskipun hal ini bersifat sementara dan tidak berlangsung lama.
Durian, yang sering dijuluki sebagai 'Raja Buah', adalah buah tropis yang berasal dari Asia Tenggara. Buah ini dapat ditemukan di berbagai negara seperti Thailand, Indonesia, Filipina, Brunei, dan Malaysia. Meskipun banyak orang menyukai durian karena rasa manis dan teksturnya yang lembut, ada juga sebagian orang yang tidak menyukainya, terutama disebabkan oleh aroma khasnya yang sangat kuat. Aroma tajam durian ini berasal dari senyawa asam amino langka yang dikenal sebagai etionin.
Penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan di Technical University of Munich, Jerman, mengungkapkan bahwa etionin merupakan penyebab utama dari bau khas durian tersebut. Selain itu, studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menunjukkan bahwa kadar etionin dalam durian meningkat seiring dengan proses pematangan buah, sehingga aroma yang dihasilkan menjadi semakin kuat.
Reporter: Pramita Tristiawati