Begini Suara Bahasa Primitif Mesir hingga Inggris Kuno versi AI
Suara-suara kuno ini seperti dibangkitkan kembali dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI).

Suara-suara kuno ini seperti dibangkitkan kembali dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI).

Begini Suara Bahasa Primitif Mesir hingga Inggris Kuno versi AI
Penasaran bagaimana bahasa-bahasa kuno terdengar?
Dua buah video yang diunggah di Youtube beberapa bulan ke belakang berhasil menarik perhatian karena menampilkan bagaimana bahasa-bahasa kuno diucapkan.

Video ini diunggah oleh sebuah saluran bernama Equator AI, dan sesuai nama salurannya, bahasa-bahasa kuno ini dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Melalui video-video ini, penonton diajak “berkelana melintasi waktu untuk mendengarkan logat bahasa yang terlupakan. Di mana setiap satu di antaranya diteliti secara hati-hati dan diucapkan dengan mahir,” menurut caption yang ditulis di kanal ini.
Berbagai bahasa ditampilkan dalam video ini, mulai dari Bahasa Mesir Kuno, Akkadia, Sumeria, Tionghoa Kuno, hingga Inggris Kuno. Banyak juga bahasa-bahasa lainnya.

Berikut logat bahasa primitif Mesir hingga Inggris kuno.
Ada yang Berbeda
Melansir laporan dari IFLScience, Rabu (11/10), ada hal yang sangat menarik, setidaknya bagi penutur bahasa Inggris, yang tertera dalam video ini.
Hal ini adalah betapa berbedanya Bahasa Inggris Kuno dan Bahasa Inggris masa kini.
Sebagian besar dari terjadinya perbedaan yang sangat kentara ini adalah akibat dari apa yang dikenal sebagai Pergeseran Vokal Besar.
Para penutur bahasa Inggris mulai mengucapkan vokal panjang mereka dengan cara yang berbeda mulai dari abad ke-15 hingga 18.

Akibatnya, para penutur bahasa Inggris modern merasa cukup asing terhadap Bahasa Inggris Kuno dan Bahasa Inggris Pertengahan.
Perubahan struktural dan tata bahasa juga terjadi dalam Bahasa Inggris Kuno. Karena itu, jika ada pengguna Inggris modern yang berkelana ke abad ke-12 pasti dia akan merasa kebingungan. Beberapa komentar dalam video tersebut juga menyatakan pendapatnya mengenai hal ini.
“Kupikir Bahasa Inggris Kuno terdengar seperti bahasa Denmark. Ternyata orang Denmark mengambil alih sebagian besar Inggris seperti yang dijelaskan. Anda benar-benar dapat melihat dari mana orang bermigrasi berdasarkan bahasa. Itu adalah hal yang sangat indah. Sangat menarik mendengar semuanya seperti ini," tulis username @burritonoodle4155.