9 Penyebab Meningkatnya Berat Badan secara Mendadak
Naiknya berat badan secara mendadak bisa disebabkan oleh sejumlah kendala fisik berikut.
9 Penyebab Meningkatnya Berat Badan secara Mendadak
Berat badan yang kita miliki bisa sangat fluktuatif dengan naik dan turun terus-menerus. Walau begitu ketika kita mengalami perubahan berat badan secara signifikan, maka hal ini kadang membuat kita kebingungan.
Naiknya berat badan secara cepat merupakan salah satu hal yang sering menjadi perhatian. Pada beberapa kasus, naiknya berat badan dengan cepat ini mungkin cukup normal, namun dalam beberapa kondisi, hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu yang muncul.
Beberapa kondisi tertentu bisa menjadi penyebab mengapa berat badan Anda tiba-tiba melonjak secara cepat. Dilansir dari Mens Health, berikut sejumlah hal yang bisa menyebabkan berat badan naik secara mendadak.
-
Kenapa kesehatan lidah penting? Seiring dengan fungsinya yang kompleks, kesehatan lidah dapat mencerminkan kondisi keseluruhan dari kesehatan seseorang. Perubahan warna, tekstur, atau adanya gejala seperti luka, bintik, atau pembengkakan pada lidah bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan yang lebih serius.
-
Bagaimana Nunung menjaga kesehatannya? Lebih berhati-hati soal makanan "Kalau makanan lebih hati-hati, nggak kayak dulu daging merah, bakar-bakaran terus kayak makanan bahan pengawet, agak dikurangi. Manis, juga karena itu pemicu," tuturnya.
-
Kenapa serat penting buat kesehatan pencernaan? Serat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dengan meningkatkan pergerakan usus. Konsumsi serat yang cukup dapat mencegah atau mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit, karena serat menambah volume tinja dan mempercepat proses pengeluarannya.
-
Apa yang diungkap oleh Wakil Menteri Kesehatan? Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkap saat ini 300 perundungan di sekolah spesialis kedokteran. Hasil itu berdasarkan hasil investigasi Kemenkes di Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Sriwijaya.
-
Makanan apa yang baik buat menjaga kesehatan usus? Makanan fermentasi mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang memang dibutuhkan di dalam saluran cerna untuk membantu proses mencerna makanan. Jika ingin menjaga kesehatan pencernaan, jangan lupa juga untuk selalu mengonsumsi makanan tinggi serat. Bukan rahasia lagi kalau jenis makanan yang satu ini sangat penting untuk membantu kelancaran sistem pencernaan manusia.
-
Apa yang ditekankan Menkes Budi Gunadi Sadikin sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional? Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan kesehatan nasional melalui produksi vaksin dalam negeri.
Mengonsumsi Terlalu Banyak Garam
Konsumsi sodium berlebih dapat menyebabkan tubuh menyimpan air yang menambah berat badan. Jadi jika Anda mengonsumsi makanan tinggi garam selama beberapa hari berturut-turut, Anda mungkin tiba-tiba mengalami peningkatan berat badan.
Kekurangan Asupan Kalium
Meskipun mengurangi asupan sodium penting, namun kalium juga memiliki peran penting dalam mengatur berat badan dan retensi cairan. Kalium bertindak sebagai kontra dari sodium. Ketika kalium dan sodium di dalam tubuh tidak seimbang, keseimbangan cairan tubuh juga mengalami gangguan.
Mengonsumsi Obat Baru
Ada banyak obat yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Obat-obatan seperti antidepresan, beta blocker untuk masalah jantung, obat tidur, analgesik (obat penghilang rasa sakit), dan bahkan beberapa antihistamin dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Meningkatnya berat badan bisa disebabkan karena konsumsi obat baru ini.
Mengonsumsi Diuretik
Diuretik adalah jenis obat yang digunakan untuk mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh. Jika Anda sedang minum diuretik karena alasan medis, kemudian menghentikannya atau mengubah dosisnya, Anda mungkin mengalami peningkatan berat badan akibat penumpukan cairan.
Makan Lebih Banyak dari yang Diadari
Terkadang, peningkatan berat badan yang mendadak terjadi karena tidak menyadari bahwa Anda telah mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang seharusnya. Hal ini bisa terjadi dengan cepat jika Anda mulai menambahkan camilan, minuman berkalori tinggi, atau porsi makan yang lebih besar ke dalam diet Anda tanpa menyadarinya.
Beralih ke Diet Tinggi Karbohidrat
Jika sebelumnya Anda meneraplan diet rendah karbohidrat, seperti diet keto, dan kemudian beralih ke diet yang mengandung lebih banyak biji-bijian dan pati, Anda akan melihat perbedaan berat badan di timbangan. Hal ini karena karbohidrat disimpan dalam otot dan hati Anda sebagai glikogen.
Berat Badan Baru Turun
Jika Anda baru-baru ini berhasil menurunkan berat badan, mungkin Anda akan terkejut mengetahui bahwa berat badan yang hilang tersebut bisa kembali dalam waktu singkat. Tubuh kita memiliki mekanisme pengaturan berat badan yang cenderung untuk menjaga keseimbangan.
Gangguan Endokrin
Sekitar satu dari lima orang dewasa mengalami gangguan tiroid yang tidak aktif, juga dikenal sebagai hipotiroidisme. Meskipun kondisi ini lebih umum pada wanita, pria juga dapat mengalami hipotiroidisme, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan secara mendadak.
Selain itu, beberapa gangguan hormon lainnya, seperti penyakit Cushing, juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang signifikan. Jika Anda memiliki salah satu dari gangguan endokrin ini, peningkatan berat badan mungkin tidak akan menjadi satu-satunya gejala yang Anda alami. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan, sakit kepala, masalah berpikir, depresi, atau mudah tersinggung.
Penyakit Kronis Lainnya
Selain gangguan fungsi sistem endokrin, penyakit kronis lainnya juga bisa menjadi penyebab peningkatan berat badan yang tiba-tiba.
Hal ini mungkin merupakan penimbunan cairan, yang bisa menjadi indikasi bahwa ginjal Anda tidak mengeluarkan cukup cairan dari tubuh Anda. Selain itu, penyakit jantung atau gangguan hati juga bisa menyebabkan peningkatan berat badan yang tiba-tiba.