Mengenal Penyebab Tekanan Darah Rendah pada Ibu Hamil, Begini Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Darah rendah merupakan salah satu kondisi di mana tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dari tekanan darah normal. Penyakit yang juga disebut hipotensi ini sering menyebabkan penderita mengalami pusing dan mata berkunang-kunang. Selain itu, hipotensi juga kerap menyebabkan lemas, konsentrasi berkurang, dan sesak napas.
Melansir dari Healthline, darah rendah bisa dialami siapa saja, tak terkecuali saat kehamilan. Ibu hamil bisa dikatakan mengidap hipotensi jika memiliki tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Meski tidak berbahaya, namun hipotensi bisa menjadi gejala penyakit tertentu.
Di samping itu, tekanan darah bisa berubah sepanjang waktu, hal ini tergantung dengan aktivitas yang dilakukan masing-masing orang. Ada banyak faktor yang sering menjadi penyebab tekanan darah rendah pada ibu hamil, salah satunya ialah faktor adalah perubahan hormon. Selain itu, ada beberapa penyebab tekanan darah rendah pada ibu hamil lainnya yang penting untuk diketahui.
-
Bagaimana darah rendah bisa terjadi? Jika Anda berdiri terlalu cepat setelah duduk atau tidur, tekanan darah Anda bisa turun secara tiba-tiba. Hal ini disebut sebagai hipotensi ortostatik.
-
Apa penyebab naiknya tekanan darah? Konsumsi daging berlebih bisa menjadi salah satu penyebab munculnya masalah darah tinggi pada seseorang secara tiba-tiba.
-
Apa itu tekanan darah tinggi? Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi umum yang dapat memengaruhi kesehatan seseorang secara serius.
-
Siapa yang rentan mengalami pusing karena gula darah rendah? Hal ini bisa lebih sering terjadi pada orang yang memiliki diabetes dan mengonsumsi obat penurun gula darah atau insulin.
Lantas, apa saja penyebab tekanan darah rendah pada ibu hamil dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Mayo Clinic:
Mengenal Penyebab Tekanan Darah Rendah pada Ibu Hamil
©iStockphoto
Tekanan darah rendah adalah salah satu kondisi yang biasa dialami oleh ibu hamil. Selain merasakan pusing, ibu hamil yang memiliki tekanan darah rendah juga akan mengalami gejala mual, haus berlebihan, kelelahan, dan jantung berdebar-debar. Salah satu penyebab tekanan darah rendah pada ibu hamil adalah perubahan hormon dan peningkatan aliran darah ke janin.
Penyebab tekanan darah pada ibu hamil juga bisa dipicu karena dehidrasi, anemia, infeksi, dan pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi. Bagi ibu hamil yang mengalami tekanan darah rendah, sebaiknya rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dalam pemeriksaan kehamilan rutin, dokter akan menggunakan pengukur tekanan darah untuk mengetahui tekanan darah ibu hamil.
Penyebab tekanan darah rendah pada ibu hamil juga bisa dipicu karena faktor makanan, adapun beberapa jenis makanan yang bisa menjadi penyebab darah rendah di antaranya seledri, bayam, dan kafein. Selama masa kehamilan, diusahakan untuk tidak mengonsumsi beberapa makanan tersebut secara berlebihan.
Gejala Tekanan Darah Rendah pada Ibu Hamil
©iStockphoto
Hipotensi atau darah rendah jika tidak secara ditangani bisa memicu terjadinya penyakit komplikasi. Menurut US National Library of Medicine mengindikasikan penurunan tekanan darah sekecil 20 mmHG saja bisa menimbulkan beragam masalah kesehatan. Ada beberapa gejala darah rendah yang biasa dialami penderita, salah satunya adalah sering merasa pusing.
Ibu hamil yang sering merasakan pusing secara tiba-tiba bisa menjadi gejala darah rendah. Terutama saat tiba-tiba berdiri dari posisi duduk atau berbaring. Selain itu, ada beberapa gejala darah rendah lainnya, di antaranya sebagai berikut:
• Sering mual dan muntah
• Sulit untuk berkonsentrasi
• Dehidrasi
• Pandangan kabur
• Sering merasa kedinginan
• Merasa kelelahan dan lemas
• Napas menjadi lebih cepat dan pendek
Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah pada Ibu Hamil
Ibu hamil yang merasakan beberapa gejala darah rendah untuk segera periksa dokter. Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa mengatasi darah rendah secara alam. Melansir dari Mayo Clinic oleh Halodoc, berikut cara mengatasi darah rendah yang bisa diterapkan:
1. Menumpuk 2-3 bantal saat hendak tidur agar sewaktu bangun dan berdiri tidak mengalami penurunan tekanan darah secara drastis.
2. Ubah posisi untuk tidak berdiri terlalu lama sebisa mungkin dan perlahan.
3. Perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi dan meningkatkan volume darah (mdk/jen)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Hipertensi selama kehamilan bukan hanya meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan janin.
Baca SelengkapnyaDarah rendah dapat menyebabkan aliran darah ke otak dan organ vital lainnya tidak mencukupi, sehingga menimbulkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan.
Baca SelengkapnyaBangun tidur bukannya segar malah terasa pusing? Cari tahu apa yang berusaha diungkapkan tubuhmu!
Baca SelengkapnyaPenyebab dan tanda hipertensi pada tubuh yang penting diketahui.
Baca SelengkapnyaHemoglobin rendah pada ibu hamil merupakan kondisi serius yang harus segera ditangani.
Baca SelengkapnyaSejumlah kondisi bisa jadi penanda adanya masalah tekanan darah tinggi sehingga penting untuk segera dikenali.
Baca SelengkapnyaTekanan darah tingi dapat menempatkan ibu dan bayi pada risiko kesehatan selama kehamilan.
Baca SelengkapnyaTanda-tanda hipertensi pada anak bisa berbeda-beda, tergantung pada usia dan penyebabnya. Namun, tetap ada tanda-tanda umum yang wajib orang tua tahu.
Baca SelengkapnyaKesadaran akan gejala dan penyebab gula darah terlalu rendah dapat membantu mencegah kondisi yang dapat membahayakan kesehatan.
Baca SelengkapnyaPusing hamil dan pusing bisa memiliki beberapa perbedaan.
Baca SelengkapnyaPusing tiba-tiba dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang.
Baca Selengkapnya