Dikira Satwa Liar, Warga Kaltim Terluka di Leher akibat Ditembak Penjaga Kebun
Merdeka.com - Seorang AOW (33), warga Desa Segihan, kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, harus dilarikan ke rumah sakit setelah lehernya diterjang peluru senapan angin, Senin (14/11) pagi. Seorang penjaga kebun menembaknya karena menduga pria itu adalah satwa liar.
Keterangan diperoleh merdeka.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. AOW ketika itu beraktivitas di kebun. Tiba-tiba dia merasakan perih pada bagian leher di bawah dagunya. Melihat darah mengucur, korban tersadar telah diterjang peluru senapan angin.
Belakangan pelaku penembakan ternyata warga sekitar desa yang bertugas menjaga kebun. Dia melepaskan tembakan lantaran mengira objek bergerak di semak belukar adalah satwa liar.
-
Siapa yang melakukan penusukan? Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban yang berusia 8 tahun itu mengalami kebutaan pernanen pada mata sebelah kanannya. Kejadian itu sendiri, terjadi pada 7 Agustus lalu.
-
Siapa yang melakukan pemalakan? Dijelaskan bahwa oknum di PPDS Anestesi Undip ini meminta uang senilai Rp20-40 juta. Permintaan uang ini bahkan berlangsung sejak dokter Risma masuk PPDS Anestesi sekitar bulan Juli hingga November 2022 lalu. 'Dalam proses investigasi, kami menemukan adanya dugaan permintaan uang di luar biaya pendidikan resmi yang dilakukan oleh oknum-oknum dalam program tersebut kepada almarhumah Risma. Permintaan uang ini berkisar antara Rp20-Rp40 juta per bulan,' ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril pada Minggu (1/9).
-
Siapa pelaku penganiayaan? Viral Remaja Pukuli Bocah Lalu Mengaku sebagai Keponakan Mayor Jendera Sekelompok remaja tmenganiaya dan mencaci bocah di Bandung, Jawa Barat.
-
Siapa yang terkena seruduk sapi? Sayangnya salah seorang warga seusia paruh baya tak dapat menghindar hingga akhirnya diseruduk sapi tersebut sampai terjatuh.
-
Siapa yang melakukan eksekusi di Kampung Gantungan Sirah? Wardiman bercerita, waktu zaman penjajahan Belanda, lokasi kampung itu digunakan sebagai tempat para tentara Belanda melakukan kekerasan terhadap warga pribumi.
-
Dimana kejadian penganiayaan terjadi? Nasib sial dialami Damari (59) pengemudi ojek online warga Jurumudi, Kota Tangerang, yang dikeroyok tiga orang pria tidak dikenal saat akan menjemput pelanggan di depan pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang.
"Iya benar kejadiannya sekitar jam 10 pagi ini tadi di kebun," kata Kapolsek Sebulu Iptu Chandra Buana dikonfirmasi merdeka.com, Senin (14/11).
Chandra menerangkan setelah kejadian korban sempat dibawa ke Puskesmas Sebulu hingga akhirnya dirujuk ke RSUD AM Parikesit. "Kondisi korban normal cuma ada luka di lehernya. Mungkin korban dirawat inap (di RSUD AM Parikesit). Tapi kondisinya tidak parah," ujarnya.
Pelaku dan Korban Berdamai
Sementara ini korban diduga tertembak karena unsur ketidaksengajaan. "Pelaku juga warga sekitar dan sudah kita amankan. Alatnya (senapan angin) juga sudah kita amankan semua," sebut Chandra.
Sejauh ini, lanjut Chandra, korban belum menyampaikan keberatannya ke Polsek Sebulu. Aparatur desa juga telah turun tangan untuk memediasi korban dan pelaku.
"Dari korban tidak memperpanjang dan menginginkan diselesaikan kekeluargaan saja. Pak Kades juga turun mediasi. Kita lihat sore ini untuk membuat surat pernyataan," pungkas Chandra.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Sebelum gajah menyerang, seorang warga melakukan pengusiran terhadap gajah tersebut.
Baca SelengkapnyaPeristiwa itu terjadi di kebun kemiri, Desa Sada Ate, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara.
Baca SelengkapnyaBripda RD sedang melaksanakan patroli rutin pemantauan area kebun sawit bersama asisten kebun dan satpam.
Baca SelengkapnyaSeorang sekuriti perusahaan kebun sawit Desa Sepintun, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, tewas ditembak orang tidak dikenal.
Baca SelengkapnyaSeorang anggota TNI AU menembak seorang pemulung Jerni (25) di Palu, Sulawesi Tengah pada Kamis (11/7) petang sekitar pukul 17.30 Wita.
Baca SelengkapnyaPeristiwa itu terjadi saat korban berada di kebun bersama ayahnya di Desa Mendingin, Kecamatan Ulu Ogan, Ogan Komering Ulu (OKU).
Baca SelengkapnyaKorban kini masih menjalani perawatan medis di RSUD Indrasari.
Baca SelengkapnyaBenarkah WNA Mexico tembak polisi hingga tewas? Begini penelusurannya
Baca SelengkapnyaSeorang warga bernama Rusli (62) meninggal dalam upaya penangkapan kera liar di Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, Kamis (21/3) pagi.
Baca SelengkapnyaLawan Perampok, Penjaga Warung di Musi Banyuasin Ditembak pada Bagian Mata
Baca SelengkapnyaIa berbuat keji menyiksa kucing sampai akhirnya mati
Baca SelengkapnyaSatu dari tiga warga dikabarkan meregang nyawa diduga akibat tertembak polisi
Baca Selengkapnya