Mandeknya pengusutan kasus penyiraman Novel Baswedan dinilai politis
Merdeka.com - Mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto menduga ada indikasi politis mandeknya pengungkapan kasus penyiraman terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Bambang beserta mantan ketua KPK Abraham Samad dan pegiat anti korupsi seperti Haris Azhar menyuarakan hal serupa.
"Ini bukan teknis tapi politis. Kalau teknis teman-teman kepolisian hebat, jangan-jangan politis yang kita lacak," ujar Bambang saat melakukan konferensi pers di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (31/10).
Dia beralasan 202 hari sejak insiden penyiraman air keras terhadap Novel berlalu tidak ada tanda-tanda akan terungkapnya kasus tersebut. Meski sejumlah pihak pernah dimintai keterangan oleh polisi terkait kasus tersebut. Pertemuan dwi mingguan antara KPK dan Polda Metro Jaya pun nihil hasil.
-
Siapa yang dituduh melakukan korupsi? 'Permintaan kebutuhan operasional Syahrul Yasin Limpo dan keluarganya yang juga didukung dengan petunjuk berupa barang bukti elektronik, chat WA antara terdakwa Syahrul Yasin Limpo dan Imam Mujahidin Fahmid, serta adanya barang bukti antara lain dokumen catatan staf Kementan RI dan bukti kwitansi serta transfer uang pembayaran kebutuhan menteri dan keluarganya.
-
Kapan Abraham Samad menjabat Ketua KPK? Ketua KPK Selama menjabat sebagai Ketua KPK periode 2011-2015, Samad membongkar sejumlah kasus besar.
-
Kenapa Dewas KPK sidang etik mantan Kamtib dan Karutan? Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar sidang etik buntut dari kasus pungli di rumah tahanan (Rutan) KPK.
-
Apa yang diselidiki KPK? Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki dugaan kasus korupsi pengadaan lahan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
-
Siapa yang diduga melakukan korupsi? KPK telah mendapatkan bukti permulaan dari kasus itu. Bahkan sudah ada tersangkanya.
-
Siapa yang diperiksa KPK? Mantan Ketua Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI), Hanan Supangkat akhirnya terlihat batang hidungnya ke gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/3) kemarin.
Atas fakta itu, imbuh Bambang, selaku orang yang pernah menjabat sebagai pimpinan KPK bersama sejumlah pegiat anti korupsi menyambangi gedung KPK untuk bertemu dengan pimpinan saat ini. Alasannya, agar pengusutan kasus tersebut tidak ditumpuk dengan rasa pesimis.
"Kami datang untuk tumbuhkan optimisme, kalau ada tantangan itu tidak akan lari," ujar Bambang.
"Dan kemampuan masyarakat sipil itu juga punya kompetensi yang dibutuhkan penyidik dan itu yang kami ingin tawarkan kami ingin berikan optimisme tanpa delegitimasi apa yang terjadi," imbuhnya mengakhiri konferensi pers.
Selain itu, Bambang juga mendesak agar pimpinan KPK saat ini berani mengambil sikap tegas dengan mengajukan permintaan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kepada Presiden Joko Widodo.
Meski dalam kesempatan itu, ketua KPK, Agus Rahardjo tidak menyatakan secara resmi dan tegas menanggapi permintaan para pegiat anti korupsi.
"Kita ini collective collegial. Hasil collective collegial kita juga tidak tahu. Mungkin nanti banyak pimpinan yang mengubah sikap," ujar Agus. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Novel lantas menyindir Ketua KPK Firli Bahuri yang meresmikan sekaligus main badminton di Manado.
Baca Selengkapnya"KY harus mengawal kasus ini karena kekhawatiran masyarakat itu pasti didasarkan pada indikasi-indikasi yang kuat,“ kata Abdul Fickar
Baca SelengkapnyaMantan Ketua KPK Abraham Samad mendesak agar sejumlah kasus yang berhubungan dengan keluarga mantan Jokowi agar dapat segera diusut.
Baca SelengkapnyaPidato yang dimaksud yakni komitmen Ketua Umum Partai Gerindra terhadap pemberantasan korupsi sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya.
Baca SelengkapnyaKPK angkat bicara dituding membohongi publik oleh mantan penyidiknya yang kini menjadi ASN Polri Novel Baswedan.
Baca SelengkapnyaKetua KPK menilai putusan sela yang membebaskan Gazalba Saleh menunjukkan kekacauan dalam sistem peradilan.
Baca SelengkapnyaNovel Baswedan membongkar pelemahan di KPK saat ini dilakukan lewat pegawainya yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca SelengkapnyaAbraham yakin Said Didu tak langsung ditahan karena masih berstatus saksi.
Baca SelengkapnyaPun perihal penyitaan itu juga dilakukan karena kewenangan dari penyidik antirasuah untuk memburu Harun.
Baca SelengkapnyaKusnadi berada di lantai dasar ketika Hasto sedang menjalani pemeriksaan
Baca SelengkapnyaReinkarnasi dinasti itu berefek langsung atau tidak langsung terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Baca SelengkapnyaSebanyak 514 DPC PDIP menggugat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penyitaan buku catatan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Baca Selengkapnya