9 Gejala penyakit kuning yang sering diabaikan
Merdeka.com - Penyakit kuning atau juga dikenal dengan jaundis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya perubahan pada warna kulit, sclera (bagian putih pada mata) dan juga kelenjar ludah - yang dipicu oleh peningkatan bilirubin pada tubuh manusia. Mengetahui tentang gejala penyakit kuning akan membantu Anda untuk mendeteksi penyakit ini lebih dini. Berikut adalah beberapa gejala dari penyakit kuning pada orang dewasa yang kerap diabaikan, seperti dilansir Boldsky.
1. Urine kuning
Meskipun ini merupakan gejala umum penyakit kuning, kita sering mengabaikannya gejala ini karena menganggap urine berwarna kuning tua kerap diidentifikasi sebagai tanda dehidrasi. Perubahan warna urine menjadi kuning tua disebabkan oleh penurunan asupan air yang akhirnya berkonsentrasi pada urine.
-
Kenapa kuku kuning bisa jadi tanda penyakit? Kebiasaan merokok juga dapat menjadi penyebab munculnya kuku kuning. Sindrom kuku kuning ini biasanya terjadi bersamaan dengan masalah pernapasan dan pembengkakan anggota badan.
-
Kapan gejala penyakit muncul? Gejala ini biasanya muncul 3–10 hari setelah terkena cakaran atau gigitan kucing. Namun, pada beberapa kasus, gejala bisa muncul hingga beberapa minggu atau bulan kemudian.
-
Bagaimana mendiagnosis penyakit? Diagnosis adalah penentuan jenis penyakit yang diteliti melalui gejala yang terjadi.
-
Bagaimana cara deteksi dini penyakit ginjal? Pemeriksaan darah dan urine secara berkala dapat membantu mendeteksi masalah ginjal pada tahap awal.
-
Bagaimana cara mendeteksi kutil yang berisiko? Kutil yang menunjukkan perubahan warna atau bentuk seiring waktu dapat menjadi indikasi bahwa kutil tersebut berpotensi berbahaya.
-
Apa tanda awal kanker? Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan adalah salah satu gejala yang perlu diwaspadai sebagai tanda awal kanker.
2. Kulit dan mata kuning
Gejala ini mungkin sulit terdeteksi pada orang dengan kulit yang berwarna agak gelap. Tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai tanda kulit pucat karena anemia.
3. Nyeri perut
Nyeri di sisi kanan perut, tepat di bawah tulang rusuk dan tersambung hingga ke punggung bagian atas, bisa menjadi indikasi penyakit kuning karena kerusakan sel hati atau batu empedu.
4. Nyeri sendi
Nyeri sendi dapat terjadi karena berbagai alasan. Jadi, kita tidak bisa benar-benar mengaitkannya sebagai tanda penyakit kuning. Namun, jika Anda menderita nyeri sendi bersama dengan gejala lain yang terkait dengan penyakit kuning, segera konsultasikan dengan dokter Anda.
5. Kehilangan nafsu makan
Kehilangan nafsu makan juga merupakan gejala yang terkait dengan penyakit kuning, yang biasanya tidak disadari. Jika hal ini terus berlanjut yang kemudian disusul dengan muntah dan urine berwarna kuning, Anda harus mencurigai itu sebagai gejala penyakit kuning.
6. Muntah
Muntah dapat terjadi karena berbagai alasan. Tetapi, jika Anda mengalami mual atau muntah ketika ada epidemi hepatitisdi sekitar Anda, segera konsultasikan dengan dokter.
7. Gatal
Gatal-gatal terjadi pada penyakit kuning jenis obstruktif di mana saluran empedu tersumbat, yang gagal dalam memberikan empedu untuk metabolisme bilirubin. Hal ini menyebabkan gatal-gatal di seluruh tubuh.
8. Suhu
Peningkatan suhu juga sangat terkait dengan gejala penyakit kuning. Demam yang disertai menggigil juga berhubungan dengan penyakit kuning.
9. Cepat lelah
Tahap awal hepatitis A ditunjukkan dengan gejala seperti cepat lelah yang non-spesifik. Jika Anda merasa lemah atau lesu selama lebih dari dua minggu dengan diikuti gejala lain, itu bisa jadi pertanda penyakit kuning.
Inilah sembilan gejala yang menunjukkan tanda-tanda penyakit kuning. Perhatikan dan waspadai gejalanya! (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Mengetahui gejala awal kanker bisa segera mengambil tindakan untuk mengobatinya.
Baca SelengkapnyaPenting untuk memahami bahwa kanker ovarium dapat berkembang tanpa gejala yang spesifik, yang membuat kewaspadaan menjadi kunci.
Baca SelengkapnyaSejumlah penyakit kerap disebut sebagai silent killer karena tidak menunjukkan dampak langsung. Kenali sejumlah penyakit ini.
Baca SelengkapnyaGejala awalnya kerap tidak terlihat, pasien diabetes sering baru merasakannya saat gejala sudah muncul.
Baca SelengkapnyaMunculnya diabetes pada anak-anak bisa menunjukkan suatu tanda yang sangat khas. Hal ini adalah kondisi sering mengompol dan cepat lapar pada anak.
Baca SelengkapnyaDiet dan pola makan yang berdampak tidak sehat di dalam tubuh kita bisa menunjukkan sejumlah tanda yang tidak boleh dilewatkan.
Baca SelengkapnyaPada penyakit diabetes, penting melakukan cek terlebih dahulu sebelum munculnya gejala.
Baca SelengkapnyaPenyakit yang tampaknya tidak berbahaya sekalipun dapat menimbulkan konsekuensi yang parah jika tidak ditangani atau diabaikan.
Baca SelengkapnyaMengenali kondisi diri sendiri sangat penting terutama pada mereka yang sudah menunjukkan gejala dini diabetes.
Baca SelengkapnyaKanker ovarium merupakan salah satu jenis kanker ganas yang rentan terjadi pada wanita.
Baca SelengkapnyaDeteksi dini dari gejala kanker paru penting dilakukan terutama pada sejumlah kondisi berikut:
Baca Selengkapnya