Kreatif, Perajin Asal Medan Ini Buat Boneka dari Limbah Kertas Koran
Perajin asal Medan membuat inovasi kreatif, yaitu membuat kerajinan boneka dari limbah kertas koran.

Kertas koran tak melulu menjadi bahan pembungkus saja. Namun lain halnya dengan seorang perajin asal Medan yang menyulap kertas koran menjadi boneka lucu.

Kreatif, Perajin Asal Medan Ini Buat Boneka dari Limbah Kertas Koran

Boneka Motif Pakaian Adat
Berangkat dari keterpurukan ekonomi saat Pandemi Covid-19, seorang perajin asal Kota Medan ini membuat boneka menggunakan bahan dasar limbah kertas koran. Inovasinya ini tak hanya ramah lingkungan, tapi juga meraup keuntungan.
Pembuatan boneka dari limbah koran bekas ini bermotif pakaian adat. Meski terlihat sulit, perajin bernama Faisal Walad itu sangat mudah membentuk kertas koran menjadi sebuah bentuk boneka sekaligus pakaian adatnya.

Dirangkai dengan Kayu Lidi
Dalam proses pembuatan boneka, ia menggunakan kayu lidi dan lem khusus dalam merangkainya. Lalu, dibentuk menyerupai manusia kemudian digabungkan. Selain itu, ia juga membuat motif pakaian adat tertentu sebagai pakaiannya.
Tahap Pengecatan
Setelah dirangkai dengan benar, proses selanjutnya adalah pengecatan boneka menggunakan bahan cat dan kuas khusus. Kemudian, dalam mengecat disesuaikan dengan warna asli pakaian adat yang disematkan di tubuh boneka. Beberapa pakaian adat yang dibuat seperti Melayu, Mandailing, Batak Toba, dan sebagainya.
Kemasan Menarik
Setelah seluruh proses rangkaian selesai, boneka tadi langsung disimpan dalam sebuah kotak berbahan kaca tembus pandang. Selain indah, menggunakan kemasan berbahan kaca dengan desain khusus dapat menambah estetika dan kecantikan boneka tersebut. Sekilas tak terlihat bahwa boneka-boneka itu hanya terbuat dari limbah kertas koran.
"Inspirasi ini (pembuatan boneka dari kertas koran) muncul ketika melatih anak saya membuat kerajinan daur ulang. Itu sekitar 2 tahun yang lalu,"
kata perajin boneka tradisional, Faisal Walad mengutip kanal YouTube Liputan6 Medan (31/7).
Muncul Ide Inovasi
Berkat adanya pelatihan untuk sang anak, Faisal memiliki ide untuk menciptakan karya seni yang terbuat dari kertas koran dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Tak tanggung-tanggung, untuk harga boneka itu bisa mencapai Rp300-400 ribu tergantung ukuran boneka yang diinginkan.
"Dari situ saya terinspirasi bahwa limbah koran ini bisa dimanfaatkan menjadi karya seni sekalian juga menjadi sumber pendapatan saya,"
ucap Faisal Walad.
Mendapat Pengakuan
Usaha Faisal tak sia-sia, setelah menjalankan bisnis ini, ia tak hanya meraup keuntungan saja, tapi mendapat pengakuan dari lembaga terkait sebagai salah satu UMKM yang bernilai tinggi dan juga ramah lingkungan.