Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ada maaf dari RS saat bayi Naila meninggal di antrean No 115

Tak ada maaf dari RS saat bayi Naila meninggal di antrean No 115 Ilustrasi bayi menangis. ©Shutterstock.com/xtrekx

Merdeka.com - Bayi Naila mengembuskan napas terakhir di ruang tunggu Rumah Sakit Umum (RSU) Lasinrang, Pinrang, Sulawesi Selatan. Rumah sakit lelet menolong bayi berusia dua bulan sepuluh hari, padahal sakit sesak napas yang dideritanya sudah sangat memprihatinkan.

Saat keduanya orang tuanya Mustari dan Nursia, membawa ke rumah sakit pada Rabu (30/10) lalu, petugas loket malah meminta untuk mengambil nomor antrean. Padahal Mustari sudah meminta tolong agar anaknya didahulukan karena kondisinya terus menurun sejak dirujuk dari Puskesmas Lampa, yang letaknya tak jauh dari perkampungan mereka di Desa Kaliang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Tapi bayi Naila tetap ditolak dan diminta mengantre.

Antrean pasien pada hari itu sangat banyak. Dia mendapatkan urutan 115, sementara pasien yang sudah dipanggil nomor 95.

Melihat kondisi Naila terus memburuk, Mustari lantas kembali mendatangi loket dan meminta tolong anaknya diperiksa. Bukannya diberi kesempatan, petugas malah meminta sejumlah surat untuk kelengkapan administrasi bahwa mereka berasal dari keluarga tak mampu. Petugas menanyakan kartu keluarga, dan kelengkapan berkas lainnya.

Sayang Mustari memang tak membawa apa yang diminta petugas. Dia berjanji melengkapi syarat asalkan pihak rumah sakit lebih segera menolong anaknya. Sayang, tawar menawarnya tak berlaku.

Lamanya proses negosiasi tapi pertolongan tak kunjung diberikan hingga akhirnya Naila yang ada di pangkuan Nursia, mengembuskan napas terakhir.

"Sekitar dua jam habis waktu ngurus surat-surat, sekitar pukul 10 lewat, Naila meninggal. Saat itu baru ada suster menolong, ya mau apa lagi," cerita Mustari kepada merdeka.com, Jumat (1/11).

Sebenarnya hati Mustari kala itu bercampur kesal dan marah. Tapi dia berusaha tegar.

"Ya kan mau apa lagi, dia sudah meninggal," ucap ayah dari empat anak ini lirih.

Lalu bagaimana sikap rumah sakit setelah tahu Naila sudah tak bernyawa? "Nggak ada minta maaf, ya mau gimana lagi," ujarnya.

Yang membuatnya semakin kesal, saat akan meminta ambulans untuk mengantarkan dirinya dan jasad Naila ke rumah, lagi-lagi harus melalui proses panjang walaupun akhirnya memang diberikan.

Dia belum berpikir mengambil langkah apapun terkait kasus ini. Untuk jenazah Naila sendiri sudah dimakamkan Kamis kemarin (31/10).

"Yang penting dia sudah beristirahat dengan tenang," jelas Mustari.

Selamat jalan adik kecil Naila. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Jeritan Hati Ibu Bayi yang Kritis di RSAB Harapan Kita Diduga karena Kelalaian Perawat, Cuma Dapat Minta Maaf dari Kepala Ruangan
Jeritan Hati Ibu Bayi yang Kritis di RSAB Harapan Kita Diduga karena Kelalaian Perawat, Cuma Dapat Minta Maaf dari Kepala Ruangan

Curhatan ibu bayi viral diduga jadi korban kelalaian pihak rumah sakit.

Baca Selengkapnya
Tidak Permasalahkan Foto Konten, Ibu Bayi yang Meninggal di Tasikmalaya Persoalkan Pelayanan Buruk Klinik
Tidak Permasalahkan Foto Konten, Ibu Bayi yang Meninggal di Tasikmalaya Persoalkan Pelayanan Buruk Klinik

Ibu bayi yang meninggal diduga akibat pelayanan buruk klinik bersalin di Tasikmalaya angkat bicara mengenai apa yang sudah dialaminya.

Baca Selengkapnya
Kabar Terbaru Kasus Dugaan Perawat RSAB Harapan Kita Lalai Hingga Berujung Bayi 1 Bulan Kritis, Begini Nasibnya
Kabar Terbaru Kasus Dugaan Perawat RSAB Harapan Kita Lalai Hingga Berujung Bayi 1 Bulan Kritis, Begini Nasibnya

Perkembangan kasus bayi Nala yang diduga jadi korban kelalaian perawat.

Baca Selengkapnya
Dokter Palestina: Tentara Israel Abaikan Bayi di Rumah Sakit Sampai Meninggal dan Membusuk
Dokter Palestina: Tentara Israel Abaikan Bayi di Rumah Sakit Sampai Meninggal dan Membusuk

Dokter Palestina: Tentara Israel Abaikan Bayi di Rumah Sakit Sampai Meninggal dan Membusuk

Baca Selengkapnya
Bayi Prematur  1,5 Kg Diduga Meninggal Usai Pemotretan ‘Newborn’ untuk Konten Klinik, Kasusnya Viral
Bayi Prematur 1,5 Kg Diduga Meninggal Usai Pemotretan ‘Newborn’ untuk Konten Klinik, Kasusnya Viral

Tengah viral, bayi prematur ini meninggal usai dibuat konten 'baby born' oleh klinik.

Baca Selengkapnya
Miris Bayi 1 Bulan Kritis Diduga karena Perawat RSAB Harapan Kita Lalai, 'Menteri Kesehatan Wajib Periksa para Perawat'
Miris Bayi 1 Bulan Kritis Diduga karena Perawat RSAB Harapan Kita Lalai, 'Menteri Kesehatan Wajib Periksa para Perawat'

Kasus bayi alami kritis karena diduga jadi korban kelalaian perawat.

Baca Selengkapnya
Bayi Kejang Dimasukkan Selang ke Mulut Lalu Meninggal, RS di Jambi Dilaporkan ke Polisi
Bayi Kejang Dimasukkan Selang ke Mulut Lalu Meninggal, RS di Jambi Dilaporkan ke Polisi

Polisi baru mendapatkan laporan peristiwa itu pada 25 Oktober 2023.

Baca Selengkapnya
Viral Petugas Klinik di Tasik Main HP saat Tangani Ibu & Bayi Prematur Baru Lahir Berujung Meninggal, Ini Kronologinya
Viral Petugas Klinik di Tasik Main HP saat Tangani Ibu & Bayi Prematur Baru Lahir Berujung Meninggal, Ini Kronologinya

Pasien tidak dibersihkan dan penanganan terhadap bayi prematur itu juga tidak maksimal.

Baca Selengkapnya
Lima Jasad Bayi Prematur Ditemukan Membusuk Setelah Israel Paksa Tim Medis Tinggalkan RS di Gaza
Lima Jasad Bayi Prematur Ditemukan Membusuk Setelah Israel Paksa Tim Medis Tinggalkan RS di Gaza

Sejumlah rumah sakit menjadi target serangan pasukan penjajah Israel selama agresinya di Jalur Gaza, Palestina.

Baca Selengkapnya
Tangisan Pecah Tak Kuasa Menahan Kesedihan, Potret Nadya Shavira Ziarah ke Makam Anak dan Tabur Bunga di Kuburan Mungil Baby Lula
Tangisan Pecah Tak Kuasa Menahan Kesedihan, Potret Nadya Shavira Ziarah ke Makam Anak dan Tabur Bunga di Kuburan Mungil Baby Lula

Nadya Shavira berziarah ke makam putrinya yang meninggal dunia setelah lahir secara prematur.

Baca Selengkapnya
Bayi Prematur di Tasikmalaya Meninggal Usai Dijadikan Konten, Begini Penjelasan Dokter Anak
Bayi Prematur di Tasikmalaya Meninggal Usai Dijadikan Konten, Begini Penjelasan Dokter Anak

Dikatakan bahwa foto dan video dikirimkan pihak klinik pada Kamis (16/11) atau setelah bayi sudah meningga dunia

Baca Selengkapnya
Viral Bayi Prematur Meninggal Dibuat Konten Foto Oleh Pihak Klinik, Ini Cerita Versi Keluarga
Viral Bayi Prematur Meninggal Dibuat Konten Foto Oleh Pihak Klinik, Ini Cerita Versi Keluarga

Dinkes mengatakan proses pengambilan foto harus dilakukan dengan izin dari pihak keluarga.

Baca Selengkapnya